1 Orang Tewas dan 1 Dirawat di RSUD Klungkung Setelah Minum Tuak

0
130

BALI, KABARNUSANTARA.ID – Dua oramg dilarikan ke klungkung usai menenggak minuman keras (Miras) tradisional tuak, di Bali, pada Senin (15/6) malam. Namun, saat dilarikan ke rumah sakit satu korban meninggal dunia bernama Wayan Kabar Arnaya (60).

Sementara, rekannya yang diajak minum ialah Kadek Ariana (40) masih dirawat di RSUD Klungkung, Bali.

“Satu orang sudah meninggal dunia satu dirawat, penyebab kematiannya belum diketahui,” ujar Kasat Reskrim Polres Klungkung, AKP Mirza Gunawan saat dihubungi, Selasa (16/6/20).

Kejadian tersebut, berawal dari dua korban sedang minum miras di sebuah warung di Desa Tegak, Banjar Kaje Kangin, Klungkung, Bali, kemudian, dari keterangan saksi Kadek Sendi Novita, berawal Kadek Ariana datang ke warung untuk minum tuak bersama Wayan Kabar Arnaya.

Setelah minum sekitar setengah botol, kemudian datang saksi berikutnya bernama Ketut Sandiyasa yang ikut minum yang hanya segelas tuak, kemudian, sempat terlihat korban Wayan Kabar berjalan di depan warung dan jatuh tersungkur.

Melihat hal terssebut, Wayan Kabar langsung dilarikan ke rumah sakit dan dinyatakan meninggal dunia, sedangkan, untuk Kadek Ariana masih di rawat di Ruang Jambu RSUD Klungkung.

“Untuk penyebabnya kita belum apakah karena miras atau karena apa. Tetapi sesaat setelah minum tuak dia (korban) mengalami kelainan dan satu ada yang dibawa ke rumah sakit dan satu tak terselamatkan,” jelas AKP Mirza Gunawan.

Selain itu ia juga menerangkan, kelainan yang dimaksud minuman tersebut rasanya beda, namun, pihaknya masih menyelidiki kematian korban karena polisi belum memastikan tewasnya korban.

“Rasanya beda tidak mengerti juga. Makannya, kita masih dalam penyelidikan. Kalau (meninggal) karena minum tuak saya tidak bisa pastikan. Tetapi, sesaat setelah dia minum iya mengalami kelainan itu. Tetapi kan penyebab kematian ini kita belum tahu. Apakah (korban) ada penyakit bawaan atau makan apa sebelumnya kan kita belum tau juga,” pungkas AKP Mirza Gunawan.

Reporter : Irwanto

Editor : ST