14 Hari Pasca Musda HIPMI, Pengurus HIPMI Garut Sehat, Bingung Periksakan Diri

0
182

GARUT, KABARNUSANTARA.ID – Pasca Wakil Walikota Bandung Yana Mulyana dan Bupati Karawang Celica Nurachdianna dinyatakan positif Corona. Para peserta Musyawarah Daerah (Musda) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Barat pada tanggal 9 Maret 2020 di Hotel Swiss Bell In Karawang.

Lewat akun instagramnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pun meminta kepada semua peserta Musda Hipmi Jabar untuk memeriksakan diri ke Puskesmas dan melakukan tes Covid-19 karena statusnya telah menjadi Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan kategori A sebagai orang yang wajib ikut tes.

Menurut Ridwan Kamil, hingga saat ini sudah ada empat orang yang hadir dalam Musda Hipmi di Karawang dinyatakan positif Corona. Karenanya, Ridwan Kamil pun meminta semua yang telah berinteraksi dengan 4 orang ini untuk juga bisa memeriksakan diri ke Puskesmas dan melakukan tes Covid-19.

Evan Saepul Rohman, Ketua Badan Otonom BPC HIPMI PT Kabupaten Garut mengaku, sudah mengetahui arahan dari Gubernur Jawa Barat lewat akun instagramnya.

Bahkan, sudah sejak satu minggu ke belakang dirinya sudah mengisolasi diri dan tidak keluar rumah. Namun, yang jadi permasalahan menurut Evan saat dirinya berkoordinasi dengan tim penanganan Covid-19 Pemkab Garut, tidak ada arahan yang jelas harus bagaimana dan kemana memeriksakan dirinya.

“Tadi saya sudah coba telepon 119, tidak ada yang angkat, saya coba kontak Jubir tim penanganan Covid-19 Pemkab Garut, hanya disarankan memeriksakan diri ke Puskesmas, tapi Puskesmas kan tidak ada alat Rapid test nya,” katanya saat dihubungi via aplikasi pesan.

Dihubungi terpisah, Ervin Luthfi Ketua Dewan Pembina HIPMI Garut juga menyampaikan hal serupa. Ervin mempertanyakan tidak adanya alat rapid test Covid-19 di Garut. Padahal, para pengurus HIPMI Garut yang hadir dalam acara Musda HIPMI Jabar di Karawang pada 9 Maret 2020 lalu, sudah siap mengikuti arahan dari Gubernur Jawa Barat.

“Di Garut tidak ada alat rapid testnya, kita harus bagaimana, kita semua siap mengikuti arahan pak gubernur,” jelasnya saat dihubungi lewat telepon genggamnya.

Ervin menyampaikan, semua pengurus BPC HIPMI Garut yang hadir dalam Musda HIPMI Jawa Barat di Karawang, sampai saat ini kondisinya baik-baik saja, tidak ada satupun yang sakit. Bahkan, beberapa diantaranya telah mengisolasi diri sendiri di rumahnya demi kepentingan bersama sejak beberapa hari lalu.

“Kita tunggu arahan dari pemerintah sambil mengisolasi diri sendiri meski semua teman-teman kondisinya masih sehat, tidak ada yang mengeluhkan sakit atau gejala-gejala Corona,” katanya.

Ketua Umum HIPMI Garut, Arafat El Jihad yang dihubungi lewat telepon genggamnya menyampaikan, sejak tanggal 17 Maret 2020, saat mendengar kabar ada pejabat di Pemprov Jabar yang positif Covid-19, para pengurus HIPMI di seluruh Jawa Barat sudah melakukan langkah-langkah antisipasi dengan mendata peserta Musda kemarin dan meminta untuk mengisolasi diri secara mandiri.

“Jadi sejak tanggal 17 Maret, kawan-kawan sudah melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing meski kondisinya sehat,” jelas Arafat.

Arafat memperhitungkan, sejak pelaksanaan Musda tanggal 9 Maret lalu, sampai saat ini sebenarnya sudah lewat dari 14 hari. Semua kawan-kawan pengurus HIPMI di Garut kondisinya baik-baik saja. Namun, untuk memastikan semuanya aman, pihaknya akan mengikuti arahan pemerintah.

Soal adanya orang-orang yang hadir dalam Musda HIPMI Jabar saat ini positif Corona, menurut Arafat, dari laporan yang dia terima, mereka yang positif Corona, setelah pelaksanaan Musda HIPMI sempat bepergian keluar negeri. “Termasuk wakil walikota Bandung Kang Yana Mulyana,” jelas Arafat.

Arafat menuturkan, jika memang ajang Musda HIPMI Jabar jadi tempat penyebaran virus Corona. Maka, yang paling beresiko tinggi adalah Ketua Umum HIPMI Jawa Barat terpilih yaitu Surya Batara. Namun, pada kenyataannya dari hasil tes Covid-19 justru Surya negatif Corona.

“Ketum terpilih mobilitasnya sangat tinggi, tapi hasilnya (test) negatif, bersama ibu Celica (Bupati Karawang) juga sempat satu mobil saat gala dinner, dengan Kang Yana (wakil walikota Bandung) juga berinteraksi erat,” katanya.

Arafat sendiri mengaku, dalam Musda tersebut dirinya adalah pimpinan sidang-sidang pleno yang secara langsung memiliki banyak interaksi dengan para pengurus lainnya dan Ketua Umum HIPMI Jabar terpilih. Namun, sampai saat ini dirinya baik-baik saja.

“Yang positif Corona itu, kebanyakan tamu undangan yang setelah menghadiri Musda HIPMI ada riwayat perjalanan keluar negeri,” katanya. (*)

Reporter : Ade Indra
Redaktur : AMK