GARUT|KABARNUSANTARA.ID – Ada kabar baik tentang 19 anak asal Kelurahan Margawati, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, yang selama ini diberitakan mengalami seks menyimpang. Dari hasil pemeriksaan hipnotherapi dan arttherapi yang dilakukan Polda Jawa Barat, ke-19 anak tersebut ternyata normal.

“Tak ada tanda memiliki kelainan jiwa,” jelas Kasubag Psikologi Polda Jabar, Kompol Christofel, Selasa (23/4/2019) di Mapolres Garut.

Baca juga :

Innalillahi, Satu Petugas Pemilu di Garut Meninggal Dunia

Ditambahkannya, ke-19 anak tersebut melakukan seks menyimpang karena mencontoh tayangan video porno yang dilihatnya dari telepon seluler. Artinya, mereka normal dan melakukan itu untuk main-main saja.

Kendati demikian menurut Christofel, penangan terhadap ke-19 anak tersebut tetap harus dilakukan, terutama oleh pihak orangtua.

“Penanganan yang paling penting sekarang ini, jauhkan mereka dari gadget agar terhindar dari tayangan yang tak seharusnya ditonton,” jelasnya.

Kasus ke-19 anak tersebut terungkap dari laporan orangtua yang cemas karena anaknya memiliki perilaku seks menyimpang. Didampingi tokoh Margawati, para orangtua kemudian melaporkan kasus tersebut ke Polres Garut.

Baca juga :

Kemelut Landa Olahraga Garut, Pengcab Tolak Bonus, Atlet Sepeda Hengkang ke Papua

Menurut HS, salah seorang penguus RW di Margawati, anak-anak tersebut usainya rata-rata 12 tahun, terdiri dari perempuan dan 16 laki-laki. Mereka diduga sering menonton video porno dari salah seorang warga. “Mungkin video porno itulah yang mereka tiru sehingga para orangtua cemas,” katanya.

Kini pihak kepolisian telah mengamankan ke-19 anak tersebut dalam rangka penyelamatan. Dengan berbagai upaya, pihak kepolisian pun melakukan upaya penyembuhan terhadap mereka.

Reporter : RM
Editor : Mustika