GARUT, KABARNUSANTARA.ID – Klub Sepak Bola kebanggaan warga Garut Persigar Kabupaten Garut menuntaskan ambisinya untuk lolos ke semi final Liga 3 seri 2 Jawa Barat, usai membantai tim tamu Bandung Barat United (BBU) pada pertandingan babak 8 besar dengan skor 4-2, di Stadion Jayaraga Garut, Kamis (14/11/19).

Pelatih BBU, Ende Sunandar mengakui keunggulan Persigar atas timnya.” Ini pertandingan yang sangat melelahkan bagi kami, karena tidak ada jeda istirahat, usai bertanding di Cianjur kemarin (Rabu) langsung menghadapi Persigar. Persigar tadi bermain wing dari sayap. Sebetulnya beberapa gol tidak perlu terjadi, tapi pemain belakang kami lengah. Apalagi gol ke empat sangat tidak perlu, kiper kami tidak konsentrasi karena down. Selamat buat Persigar semoga jadi juara,” ungkap Ende saat konfrensi pers usai pertandingan.

Selain itu ia menyesalkan dengan jadwal yang dibuat panitia, yang tidak memberikan jeda satu haripun bagi timnya.” Kami ini bukan robot, usai bertanding di Cianjur kami harus langsung tanding lagi melawan Persigar yang punya jeda istirahat cukup panjang,” keluhnya.

Pelatih Persigar, Agus Kurnia, mengaku puas dengan hasil positif timnya.” Alhamdulillah hari ini kuta menang dan lolos ke semi final, juga atas do’a semua warga Garut. Mudah-mudahan Persigar jadi juara,” harapnya.
Walaupun mendapat krmenangan Agus juga memiliki beberapa catatan terutama untuk pertahanan belakang, yang dinilainya masih agak lemah terutama koordinasi antara pemai. Hal ini diakui capten tim yang juga pemain belakang, Muhammad Faz,” Betul saya akui, barisan belakang kita lengah, sehingga kemasukan dua gol, yang sebetulnya tidak perlu terjadi,” ucap Faz.
Sememtara disisi lain Ketua Persigar, H. Dadang Johar Arifi mengaku bangga dengan penampilan skuadnya.” Alhamdulillah sampai 8 besar ini kita menang terus, mudah-mudaha kemenangan ini terus berlanjut,” ujarnya.

Untuk bisa lolos tingkat nasional, lanjut Dadang, pihaknya perlu bantuan dana dari semua pihak.” Untuk bisa mencapai target itu perlu support, terutama dana. Pemain butuh energi, karenamya saya berharap ada bantuan dari perintah dan pihak lainnya,” harapnya.

Senada dengan Manajer Tim Persigar, Apang, Ia mengharapkan kepedulian pemerintah, pengusaha dan para pencinta sepakbola Garut untuk bisa membantu pendanaan.” Hayu atuh bantu, Persigar butuh dana untuk melanjutkan perjuangan. Ini saat yang tepat untuk membantu Persigar, agar sepakbola Garut bangkit dan maju,” tandas Apang, pada jumpa pers.

Reporter : Jay Wijaya
Editor : Slamet Timur