KABARNUSANTARA.ID – Stok bumbu dasar bisa membuat masak menjadi lebih praktis. Pasalnya, bumbu dasar merupakan modal memasak berbagai hidangan khas Indonesia Chef Gatot Susanto dari Parador Hotels and Resort mengatakan, bumbu dasar Indonesia paling penting terdiri dari tiga jenis, yakni bumbu dasar putih, merah, dan kuning.

Bumbu dasar putih dibuat dengan bahan dasar bawang putih, kemiri, dan ketumbar. Lalu bumbu dasar merah menggunakan bawang merah, bawang putih, dan cabai.

Terakhir, untuk bumbu dasar kuning berasal dari rempah kunyit, lengkuas, jahe, kemiri. “Mungkin ada tambahan seperti bumbu oranye atau bumbu kacang. Cuma itu bumbu dasar tiga saja cukup,” ucap Gatot saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (28/11/2020) yang dilansir dari Kompas.com.

Gatot berpendapat bahwa, bumbu dasar oranye sudah terlalu lengkap dan mengarah ke bumbu makanan komplit. Sementara bumbu dasar kacang dan bumbu hitam, tak terlalu banyak digunakan untuk makanan.

“Bumbu kacang, bumbu hitam itu sudah mengarah ke spesifik makanan, bumbunya sudah terlalu lengkap jadi susah,” kata dia. Bagi yang ingin menyetok bumbu dasar di rumah, memang Gatot menyarankan agar menyediakan bumbu dasar putih, merah, dan kuning.

Dari tiga bumbu dasar tersebut, tinggal menambahkan rempah atau bumbu lain untuk menghasilkan makanan khas Indonesia. “Umpamanya bumbu kuning di Manado kalau mau bikin woku kan tinggal nambah pandan kalau soto tinggal tambah daun jeruk, serai.

Terus dari bumbu putih tambah kluwak sudah bisa masak rawon,” tambahnya. Adapun contoh penggunaan bumbu dasar putih bisa untuk membuat sop kambing, soto daging sapi, gudeg, babat gonggo, nasi bakar ayam jamur, hingga terik tempe daging sapi.

Lalu bumbu dasar kuning digunakan untuk membuat soto sapi, soto mi, gulai ikan mas, ayam panggang kunyit, oseng kacang panjang, sayur daun singkong, sate ikan bumbu kunyit.

Sementara bumbu dasar merah, bisa untuk membuat telur dan terong cabai, ayam panggang merah, daging pedas gurih, tenggiri kuah pedas, hingga sambal goreng tempe udang.