JAKARTA, KABARNUSANTARA.ID – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo atau Jokowi menunjuk enam provinsi untuk dijadikan tempat penyelenggaraan Piala Dunia (World Cup) U-20 pada tahun 2021. Ke enam provinsi tersebut yakni DKI Jakarta, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Bali.

“Kita sudah memilih 6 provinsi sebagai tempat penyelenggaraan pertandingan yaitu di DKI Jakarta, di Provinsi Sumatera Selatan, provinsi Jawa Barat, Provinsi Jawa Tengah, Provinsi Jawa Timur dan provinsi Bali,” ujar Jokowi dalam rapat terbatas persiapan penyelenggaraan piala dunia U-20 Tahun 2021 melalui siaran teleconference di Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa (20/10).

Enam provinsi tersebut, diminta Jokowi untuk segera melaporkan kesiapan stadion utama dan stadion pendukung bagi gelaran Piala Dunia U-20.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mencatat bahwa proyek renovasi stadion yang digunakan untuk Piala Dunia U-20 tahun 2021 membutuhkan anggaran sekitar Rp 400 miliar.

“Total kebutuhan sekarang sekitar Rp400 miliar, untuk merenovasi stadion dan lapangan agar sesuai dengan regulasi FIFA,” jelas Direktur Prasarana Strategis Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto dikutip dari Antara di Jakarta, Senin (219).

Iwan menyebut, dana tersebut termasuk dalam kontrak tahun jamak atau multiyear. Pengalokasiannya dilakukan pada tahun 2020 dan 2021. Untuk 2020, anggaran yang turun sekitar Rp 57 miliar dan sisanya turun pada 2021.

“Kami menargetkan renovasi semua stadion dan lapangan latihan selesai pada Maret 2021 karena Piala Dunia U-20 mulai Mei 2021,” papar Iwan menambahkan.

Piala Dunia U-20 sendiri berlangsung 20 Mei-12 Juni 2021 di enam stadion yaitu Stadion Gelora Sriwijaya (Palembang, Sumatera Selatan), Stadion Utama Gelora Bung Karno (Jakarta), Stadion Si Jalak Harupat (Bandung, Jawa Barat), Stadion Manahan (Solo, Jawa Tengah), Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya, Jawa Timur) dan Stadion Kapten I Wayan Dipta (Gianyar, Bali).