Akhir Januari Ini Jalur Kereta Cibatu-Garut Diujicobakan

0
149

GARUT, KABARNUSANTARA – PT Kereta Api Indonesia (KAI), memastikan jalur kereta Cibatu-Garut sudah bisa dilintasi kereta. Karenanya, pada akhir bulan Januari ini atau awal Februari, PT KAI akan melakukan ujicoba operasi kereta Cibatu-Garut.

“Hasil ujicobanya bagus, yang kurang secara teknis akan ditambah,” jelas Fredi Firmansyah, Executive Vice President PT KAI Daop 2 Bandung usai melakukan ujicoba jalur kereta api Cibatu-Garut menggunakan satu lokomotif penarik rangkaian kereta, Kamis (23/01/2020) siang di Stasiun Garut.

Ujicoba jalur rel sendiri dilakukan dengan menggunakan satu lokomotif penarik rangkaian kereta seberat 85 ton yang melintasi rel dari Cibatu hingga Stasiun Garut Kota sepanjang 19 kilometer. Lokomotif, berangkat dari Stasiun Cibatu sekitar pukul 11 siang lebih dan tiba di Stasiun Garut pukul 12 siang lebih.

“Tadi kecepatannya hanya 20-25 kilometer, tapi secara teknis sudah siap,” jelas Fredi.

Rencananya, menurut Fredi untuk kereta api Cibatu-Garut akan menggunakan satu rangkaian yang terdiri dari satu lokomotif penarik dengan gerbong penumpang berjumlah 6 hingga 7 gerbong. Setiap gerbongnya, bisa mengangkut hingga 100 penumpang kelas ekonomi.

“Untuk ujicoba ini semua kelas ekonomi, kalau nanti ada permintaan warga Garut untuk kelas bisnis, nanti kita kembangkan,” katanya.

Sementara ketika ditanya soal tarif karcis kereta Cibatu-Garut, Fredi mengaku PT KAI belum menghitungnya dan belum bisa memastikan besaran harga tiketnya. Namun, untuk masa ujicoba, tiket kereta Cibatu-Garut akan digratiskan terlebih dahulu.

Ricky Rizki Darajat, Kabid Humas Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Garut yang sengaja memantau ujicoba rel menggunakan lokomotif mengaku, pengoperasian kereta Cibatu-Garut memang telah ditunggu-tunggu oleh warga Garut. Karena, sejak tahun 1982, baru hari ini ada kereta masuk ke Stasiun Garut Kota lagi.

“Warga Garut sudah tidak sabar ingin segera bisa naik kereta, apalagi ini juga bagian dari sejarah Garut, apalagi mereka yang dulu masih merasakan beroperasinya kereta di Garut, pasti tidak sabar bernostalgia,” kata Ricky. (*)

Reporter : AMK
Redaktur : AMK