GARUT|KABARNUSANTARA.ID – Ketua Askab PSSI Garut, Amirudin Latif, menyayangkan sikap Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut yang meminta pengurangan jumlah atlet yang akan dikirim ke Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (Popwil) Priangan Timur pada Juli mendatang.

“Jumlah pemain sepak bola itu dalam suatu turnamen atau kompetisi minimal 18 orang. Nah kalau jumlahnya hanya 15 orang, bagaimana kalau ada pemain yang sakit, cedera, mendapat kartu merah dan kasus pemain lainnya. Harusnya Dispora lebih tahu persoalannya,” ujar Amirudin, didampingi Sekjen Askab PSSI Garut, Asep Jawahir, Minggu (23/6/2019).

Ratusan Pesepakbola Muda Garut Ikut Seleksi Tim Popwil

Sementara itu, Kepala Bidang Olahraga pada Dispora Kabupaten Garut, Tito, membenarkan pihaknya meminta agar jumlah atlet di tiap cabor untuk Popwil dikurangi. Hal itu terpaksa dilakukan mengingat anggaran yang tersedia tidak sesuai dengan yang diajukan.

“Begini, semua cabor terpaksa kita kurangi, tidak hanya sepak bola. Untuk sepak bola karena di DPA ( dokumen pelaksanaan anggaran) hanya untuk 15 orang, ya terpaksa kita kurangi. Tapi kalau memang mau tetap 18 silahkan saja, hanya anggarannya tetap untuk 15. Mudah-mudahan ada bantuan dari cabor atuh,” kata Tito via telephone selularnya.

Baca juga:

Piala Askab Garut Digelar Juli, Voter yang Absen Kena Sanksi

Menanggapi ucapan Kabid Olahraga tersebut, Amirudin Latif, atau Amir, mengatakan, seharusnya Dispora tidak berharap adanya bantuan dari cabor. Menurutnya, Popwil merupakan ranah Dispora, bukan ranah cabor.

“Kalau memang ada persoalan, sebaiknya komunikasilah dengan cabor, bukan nyuruh pemain dikurangi, kasihan mereka sudah mati-matian ikut seleksi dan berlatih dengan biaya sendiri, tiba-tiba mereka harus keluar. Askab juga sudah membantu untuk seleksi beberapa hari,” tuturnya.

Reporter : Jay
Editor : Mustika

1 KOMENTAR