GARUT, KABARNUSANTARA.ID – Setelah sempat nyangkut di mesin pesawat beberapa waktu lalu, layang-layang juga bisa memutuskan saluran listrik untuk Ibu Kota Jakarta, hal tersebut bisa terjadi jika gardu induk di Garut, Jawa Barat meledak akibat dari kawat layang-layang.

Sebagai bentuk antisipasi ibu kota mengalami kepadaman akibat gangguan, PLN unit bagian tengah merazia pemain layangan.

Rajia tersebut dilakukan petugas kepolisian bersama unit pelayanan PLN di sekitar jalur sutet Tarogong, Garut, Jawa Barat akibat terjadinya ganguan aliran listrik ke Ibu Kota.

Saat razia polisi mengamankan layangan yang mayoritas dimainkan anak-anak, selain itu mereka juga dihimbau untuk tidak bermain layangan di jalur sutet karena bisa berakibat padam total akibat satu daerah.

Sumaryadi General Manager PLN Unit Jawa Bagian tengah menyebut jika pihaknya akan terus melakukan rajia, pasalnya menurut ia pasokan listrik ke ibu kota dan darah lainya harus aman dan stabil.

“Rajia layangan ini akan terus berjalan, agar pasokan listrik kami ke ibu kota tidak terganggu, ini penting kami laksanakan sebagai penegakan perda Nomor 18 Tahun 2017 Tentang Larangan bermain layangan dengan tali metal,” ujarnya dilokasi rajia kepada sejumlah media Jumat (14/08/20) sore.

Ia menambahkan bahwa dalam Perda tersebut sanksinya sudah jelas, bagi pelanggar akan dikenakan hukuman 3 bulan penjara atau denda Rp. 50 Juta.

“Razia layangan ini akan terus dilakukan petugas gabungan, harapan kami agar pasokan listrik ke ibu kota tetap terjaga,” pungkasnya.

Reporter : Evan SR
Editor : Slamet Timur