GARUT|KABARNUSANTARA.ID – Banjir lumpur menerjang Kampung Banceuy, Desa Cijolang, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Hingga Sabtu (5/4/2019) tadi pagi, lumpur tampak menutupi sejumlah titik di Kampung Banceuy.

Banjir terjadi usai wilayah Limbangan diguyur hujan cukup besar pada Jumat (5/4/2019) kemarin, dari sore hingga malam hari.

Ujang (45), warga Banceuy mengatakan, banjir datang sekitar pukul 18.30 pada Jumat sore (5/4/2018), saat warga usai melaksanakan ibadah shalat maghrib. Selain menutupi akses jalan desa, banjir juga meruntuhkan kandang sapi milik warga.

“Ini merupakan banjir yang ketiga kalinya, dan ini yang paling besar dari banjir yang sebelumnya. Selain merobohkan kandang sapi, lumpur juga menutupi badan jalan desa sehingga tak bisa dilalui kendaraan,” katanya.

Baca Juga :

Ada-ada Saja, Helikopter TKN Capres 01 Rusak 12 Rumah di Limbangan

Gebyar Pesona Garut Dimulai, 2016 Ekor Burung Pipit Dilepas ke Langit Bebas

Ujang menambahkan, banjir yang menerjang Cijolang minggu lalu mengakibatkan 6.000 ekor ayam mati.

“Baru seminggu lalu akibat terkena banjir dan lumpur ayam mati, sekarang kejadian lagi bahkan lebih parah,” ujarnya.

Ujang yang merupakan pekerja di peternakan ayam, menjelaskan, ribuan ayam yang mati tersebut milik Edi, majikannya.

Sementara itu, Sekretaris Desa Cijolang, Surahman, saat dihubungi lewat pesan WhatApps menyatakan, belum ada laporan ke pihak desa mengenai kejadian itu.

“Saya belum menerima laporan, baik lisan maupun lewat media,” jawab Surahman dalam pesannya.

Belum diketahui pasti apa yang menyebabkan banjir lumpur di Cijolang. Hanya saja Ujang menduga ada tanggul yang sedang dibangun yang jebol sehingga air dan lumpur meluap.

Reporter : Roni HD
Editor : Mustika