GARUT, KABARNUSANTARA.ID – Untuk membantu para pelajar yang hingga saat ini belum bisa melakukan pembelajaran tatap muka, Desa Panjiwangi Kecamatan Tarogong Kaler, membangun ruang belajar publik yang bisa dimanfaatkan para siswa untuk belajar daring, karena di tempat tersebut disediakan fasilitas internet gratis.

Asep Djuanda, Kepala Desa Panjiwangi menyampaikan, ada empat ruang belajar publik yang dibangun di wilayah desanya. Ruang belajar publik tersebut adalah sebuah gazebo terbuka yang bisa digunakan siswa untuk belajar daring. Di tiap gazebo, disediakan fasilitas internet gratis bagi siswa belajar daring.

“Sekarang kondisinya buat belajar daring banyak siswa dihadapkan pada akses internet yang terbatas, karena keterbatasan biaya buay beli kuota,” katanya.

Pemerintah desa, menurut Asep membaca situasi masyarakat yang kesulitan memenuhi kebutuhan kuota, belum lagi soal keterbatasan jaringan mengingat posisi desanya ada dibawah kaki gunung Guntur dan jadi desa paling ujung di Kecamatan Tarogong Kaler.

“Sekarang sudah ada 4 gazebo yang kita bangun untuk 8 RW di desa Panjiwangi, jadi asumsinya satu gazebo untuk warga di dua RW secara bergantian,” katanya.

Dengan keberadaan ruang belajar publik ini, Asep berharap para siswa di desanya tetap bisa melakukan proses belajar di tengah masa Pandemi Covid-19 saat ini.

“Kami hanya ingin anak-anak kami yang jadi aset bangsa ini bisa tetap belajar di masa Pandemi Covid-19 ini,” katanya.

Asep menambahkan, ruang belajar publik ini bisa saja ditambah didesanya, jika ternyata minat masyarakat, terutama para siswa tinggi. Saat ini, proses pembelajaran di ruang belajar publik, diawasi oleh aparat desa serta Babinsa dan Babinkamtibmas agar warga yang memanfaatkan fasilitas tersebut bisa tetap menjaga protokol kesehatan Covid-19