GARUT|KABARNUSANTARA.ID – Bermaksud menarik minat pemilih untuk menyalurkan hak suaranya pada Pemilu 2019 , Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) TPS 21 di Kampung Panyingkiran, Desa Situsaeur, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, menata TPS-nya seperti lokasi untuk pesta pernikahan.

Pintu masuk, tempat duduk pengawas, dan tempat duduk pemilih, dihiasi dengan ornamen menarik bernuansa pernikahan. Tak cuma itu, seluruh anggota KPPS-nya pun menggunakan pakaian adat Sunda. Uniknya lagi, sebelum pencoblosan dimulai, Ketua KPPS sempat melepas balon ke udara seperti halnya melaksanakan upacara penyambutan pengantin.

Baca juga:

Memilih di TPS Paminggir, Bupati Garut Coblos Istri untuk DPR RI

“Ini biar warga tertarik untuk datang. Jadi kami buat konsep yang beda dan unik,” terang Ketua KPPS 21, Asep Hilman, Rabu (17/4/2019) di TPS 21 sebelum pemilihan dimulai.

Semangat menyukseskan pemilu pun terlihat pula dari para pemilih. Banyak di antara mereka mengenakan batik seperti hendak ke undangan. Sementara warga yang tak mengenakan batik tampak berpakaian rapi layaknya menghadiri pesta.

“Kita juga siapkan makanan dan minuman untuk pemilih yang menunggu. Biar tidak bosan, soalnya kan cukup lama nunggunya,” kata Asep lagi.

Baca juga:

Miris, Sering Nonton Video Porno, 19 Anak di Garut Terjebak Perilaku Cabul

TPS berkonsep pesta pernikahan tersebut tentu saja menjadi perbincangan warga. Para pemilih yang datang tampak kagum dengan desain TPS-nya. Oom Homisah (42), salah seorang pemilih warga Kampung Panyingkiran, misalnya, menyatakan TPS di tempatnya memang terlihat sangat unik dan menarik.

“Menarik konsepnya, bisa menarik perhatian biar warga datang ke TPS. Suasananya juga bener-bener kaya pesta,” ujar Oom.

Reporter : Ihsan
Editor : Mustika