JAKARTA, KABARNUSANTARA.ID – Juliari Peter Menteri Sosial beserta jajaran diundang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (04/11/19). Pertemuan tersebut di agendakan untuk membahas upaya pencegahan korupsi dalam BPJS agar tepat sasaran.

Febri Diansyah Juru Bicara KPK mengatakan, kedatangan Mensos dan jajarannya untuk memastikan bantuan kesehatan terhadap masyarakat bisa tepat sasaran.

“Pimpinan KPK Agus Rahardjo meminta ada sinkronisasi data warga miskin dan koordinasi antar kementerian. Agar bantuan terkait kesehatan tepat sasaran,” ungkap Febri saat dikonfirmasi.

Selain agar bantuan tepat sasaran kepada masyarakat, KPK juga mengimbau agar jajaran Kemensos patuh menyampaikan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN).

Selain itu, Mensos dan jajarannya juga diingatkan soal pencegahan korupsi di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS).

“Deputi Bidang Pencegahan KPK juga membicarakan kepatuhan pelaporan LHKPN dan perkembangan pelaksanaan Stranas Pencegahan Korupsi, serta pencegahan korupsi terkait BPJS,” jelas Febri.

Bahkan sebelumnya, Mensos Juliari Peter Batubara menyebut kedatangannya ke lembaga antirasuah untuk bersinergi dengan KPK terkait pemberantasan tindak pidana korupsi.

“Kami bersilaturahmi, kami sebagai Menteri Sosial yang baru ingin memantapkan komitmen kami untuk bersinergi dalam rangka pemberantasan korupsi khususnya di lingkungan Kementerian Sosial,” kata Juliari.

Selain Juliari, jajaran Kemensos yang hadir adalah Sekjen Kemensos Hartono Laras, Irjen Kemensos Dadang Iskandar, Dirjen Pemberdayaan Sosial Arif Nahari, Dirjen Penanganan Fakir Miskin Andi ZA Dulung, Dirjen Rehabilitasi Sosial Edi Suharto, Kabandiklat Penelitian dan Penyuluhan Sosial Syahabuddin, dan Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Harry Hikmat.

Reporter : Hudori

Editor : AMK