KABARNUSANTARA.ID – Forum Masyarakat Pecinta Ulama (FMPU) DKI Jakarta berencana mendatangi Polda Metro Jaya untuk melaporkan artis Nikita Mirzani. Lantaran pernyataanya yang dianggap menghina pentolan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab.

“Rencananya pukul 10.00 WIB kita ke Polda,” ujar Ketua Umum FMPU DKI Jakarta Muhammad Sofyan kepada wartawan Senin (16/11), yang dilansir dari merdeka.com.

Selain terkait pernyataan, ia menambahkan, pihaknya juga akan melaporkan konten pada akun sosial media Nikita Mirzani yang berbau pornografi.

Dia berharap, Kementerian Komunikasi dan Informatika menindak lanjuti akun sosial media milik artis kontroversial itu dengan cara memblokir. Selain itu, untuk seluruh televisi di Indonesia agar tidak lagi memberitakan soal Nikita Mirzani.

“Karena publik figur harus mendidik secara moral kepada masyarakat,” tutup dia.

Sebelumnya, aparat kepolisian melakukan pengamanan di sekitar rumah Nikita Mirzani usai adanya keinginan simpatisan Habib Rizieq menggeruduk kediaman Nikita di kawasan Petukangan, Jakarta Selatan.

Hingga saat ini belum diketahui sampai kapan polisi menjaga rumah Nikita Mirzani. Peristiwa itu diawali dengan cuitan Nikita di sosial media yang menyebut Habib adalah tukang obat.

Ucapan Habib Tukang Obat

Sebelumnya, Nikita Mirzani mengomentari kepulangan Rizieq Shihab ke tanah air. Pernyataan menuai kecaman dari sejumlah tokoh agama. Salah satunya, Alwi Bin Muhammad Al’atos, yang mengunggah kembali omongan Nikita Mirzani di sesi live Instagram baru-baru ini. Ia menyertakan tiga potongan kalimat wanita berusia 34 tahun ini.

“Gara-gara Habib Rizieq pulang, penjemputannya gila-gilaan,” kata wanita ini, seperti terlihat di unggahan @habibalwi151, Kamis (12/11/2020), yang videonya viral.

Video ini berlanjut ke potongan ucapan Nikita yang berbunyi, “Nama habib itu adalah tukang obat, screenshot!”

Yang terakhir, Nikita Mirzani mengatakan, “Nah nanti banyak nih antek-anteknya ya, enggak takut juga gue.”

Di video ini, Alwi Bin Muhammad Al’atos menuntut Nikita Mirzani untuk minta maaf secara terbuka karena dianggap telah menghina Habib Rizieq dan menyebut habib sebagai tukang obat.

Ia berkata, “…apabila statement yang telah Anda sampaikan dalam waktu 1×24 jam Anda tidak mengklarifikasi dan tidak minta maaf, maka niscaya saya Habib Alwi Muhammad Al-Athos akan membuat LP untuk Anda dan umat Muslim akan memberi pelajaran kepada Anda.”