Bupati Garut Pastikan Dana Desa Segera Cair Rabu Depan

0
229

GARUT, KABARNUSANTARA.ID – Bupati Garut Rudy Gunawan memastikan dana desa sebesar 40 persen segera cair Rabu pekan depan.

Hal ini menyusul apresiasi terhadap Kepala Desa Hanjuang, Kecamatan Bungbulang Asep Rahayu Effendi yang mengeluarkan sebagian anggaran dana desa untuk kompensasi kepada warga lanjut usia (lansia), diantaranya beras 10 kg, ayam 2,5 kg, telur 2 kg, Vitamin C 1 paket, beserta uang tunai Rp 150 ribu.

“Hari ini atas nama kepala desa saya serahkan bantuan ini kepad ibu-ibu dan bapak-bapak untuk menjamin hidup ibu-ibu dan bapak-bapak. Kita doakan ibu bapak tetap sehat, dan virus Corona di Republik Indonesia segera berlalu,” kata Bupati Rudy, Sabtu (4/4/2020).

Bupati memujinya, karena meski anggaran desa belum cair, berkat kekuatan ekonomi dan gotong royong masyarakatnya mampu membagikan kepada seluruh lansia.

Dana Desa sebesar 40 %, sebut Rudy, dipastikan segera cair langsung masuk kas desa Rabu depan (8/4/2020), karena prosesnya sudah diajukan 10 hari yang lalu.

Mengingat proses pencairannya harus melalui Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) berbeda dengan dahulu yang masuk melalui APBD dan cukup dengan satu tanda tangan bupati saja.

Bupati Rudy juga mengisyaratkan, akan menyalurkan kembali ADD, di mana didalam komponen ADD itu ada titipan 2 % atau sebesar Rp 43 milyar yang diperuntukkan bagi RW membangun infrastrutur.

Dan sebagian dari itu dialokasikan untuk memperkuat ekonomin masyarakat. karena dalam situasi seperti ini dirinya tidak ingin warganya ada yang kelaparan.

“Lapor saya kalau ada yang kelaparan, tidak boleh ada kerawanan pangan,” ujarnya tegas.

Kepala Desa Hanjuang Asep Rahayu Effendi menuturkan dana kompensasi dari pemerintah desa difokuskan untuk penanganan wabah covid-19.

Dana dimaksud seluruhnya diberikan kepada 1.188 KK, bersumber dari DD, ADD, dan Swadaya dengan total anggaran 500 juta rupiah.

Dana itu, tambah pria yang akrab disapa Aseka, guna mendukung pemerintah dalam memerangi wabah virus Corona.

apalagi terhitung hari ini 11 RW di desanya diberlakukan karantina wilayah selama 14 hari ke depan.

“Jadi kami harus jamin warga kami biaya hidupnya, mulai dari beras, dan lauk pauknya dan uang untuk kebutuhan lainnya harus kami penuhi,” ujarnya.

Secara rinci Aseka menyebutkan, bantuan diberikan untuk keluarga miskin dengan anggota keluarga lebih dari 5 orang, dengan dua kriteria, yaitu warga jompo dan lansia.

Serta bagi warga miskin usia produktif. Selama 14 hari mereka diberi beras 10 kg, Ayam 5 kg, Telur 5 kg dan Vitamin C satu paket, serta uang Rp 150 ribu. (*)

Reporter : MD Sumarna

Editor : Ade Indra