GARUT|KABARNUSANTARA.ID – Bupati Garut Rudy Gunawan, meminta masyarakat Garut untuk melaksanakan shalat ghaib pada shalat jumat besok untuk memdoakan Presiden RI ketiga bacharudin Jusuf Habibie yang wafat pada Rabu (11/9/2019) di RSPAD Gatot Subroto.

Baca Juga: Rilis PWI Provinsi Jawa Barat: Almarhum BJ Habibie Sebagai Bapak Kemerdekaan Pers Indonesia

“Besok kita meminta semua pada hari jumat untuk melaksanakan shalat ghaib,” jelas Rudy Gunawan saat ditemui di Hotel Harmoni, Cipana Garut, Kamis (12/9/2019).

Menurut Rudy, shalat ghaib tersebut untuk mendoakan dan juga sebagai penghormatan terakhir kepada BJ Habibie dari masyarakat Garut dan juga Pemerintah daerah atas jasa-jasa almarhum semasa hidupnya terhadap bangsa Indonesia.

Baca Juga: Mengenang BJ Habibie Sebagai Bapak Kebebasan Pers Indonesia

Rudy mengaku akan melaksanakan shalat ghaib bersama aparat pemerintah saat shalat jumat di Masjid Agung Garut. Para Camat pun akan diinstruksikan shalat ghaib dan meneruskan himbauan tersebut kepada masyarakat.

Rudy menyampaikan, atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Garut, pihaknya pun menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas wafatnya BJ Habibie.

Baca Juga: Ini Kata Ketua Gerindra Terkait Isu Tak Harmonisnya Bupati dan Wakil Garut

Rudy pun setuju jika gelar Bapak Demokrasi Indonesia disematkan pada BJ Habibie. Meski saat kepemimpinannya Timor-timur lepas dari Indonesia.
“Meskipun hasil demokrasi itu juga kita kehilangan Timor-Timur, tapi kan itu juga keputusan DPR dan MPR,” katanya. (*)

Reporter: Ary Karang