Cara Cegah Shockbreaker Depan Motor Bocor Saat Musim Hujan

0
96

OTOMOTIF, KABARNUSANTARA.ID – Suspensi atau shockbreaker sepeda motor berfungsi meredam benturan atau hentakan. Terutama yang timbul saat kondisi permukaan jalan tidak rata atau ketika melewati jalan rusak.

Mungkin ada dari Anda yang pernah mengalami bocornya shockbreaker motor bagian depan.

Dilansir dari Otogrid, jika performa motor tidak stabil atau oleng ditentukan banyak hal. Bukan hanya dari kondisi ban yang tak lagi presisi, atau velg yang mulai miring tapi pertanda bisa dari shockbreaker yang sudah rusak.

Salah satu penyebab kebocoran pada shockbreaker motor terutama bagian depan karena adanya kotoran yang menempel.

Saat musim hujan di mana banyak jalanan tergenang air yang kotor seperti pasir atau kerikil halus, risiko bocornya shockbreaker motor bagian depan pun menjadi lebih besar.

Ibarat pisau, kerikil atau pasir halus yang menempel di batang shockbreaker bisa merusak atau merobek sil shockbreaker, yang akhirnya menyebabkan kebocoran oli shockbreaker.

Ciri Shockbreaker Motor Bagian Depan Rusak

Umumnya kita dapat mengenali sil sokbreker yang sudah rusak atau robek. Tanda atau cirinya bisa dilihat dari rembesan oli yang keluar dari tabung shockbreaker.

JIka tidak segera ditangani bisa menjadi lebih parah, karena rembesan ini bisa membuat kotoran nempel. Bahkan kalau dibiarkan, tidak hanya sil sokbreker saja yang rusak, as sokbreker juga bisa baret atau robek.
 
Nah, kalau as sokbrekernya juga sudah baret, meskipun dengan goresan tipis, shockbreaker akan tetap rembes walaupun sudah diganti sil sokbrekernya. Kalau sudah begini solusinya solusinya harus ganti as shockbreaker baru.

Bagaimana pencegahannya?

Untuk menjaga kondisi shockbreaker lebih awet sebenarnya tidak sulit. Salah satunya dengan menjaga kebersihan sepeda motor, terutama saat musim hujan.

Disarankan untuk tidak membiarkan motor telalu lama kotor setalah diguyur hujan. Siram seluruh bagian sepeda motor, termasuk as sokbreker depan dengan air, dan pastikan tidak ada kotoran yang menempel.

Dengan membiasakan hal itu, setidaknya Anda sudah bisa meminimalisir resiko kebocoran shockbreaker depan.
 
Selain itu, pastikan juga Anda melakukan servis berkala, agar kerusakan sekecil apapun yang ada di sepeda motor Anda bisa lebih awal dideteksi dan bisa segera diperbaiki agar tidak merembet ke bagian motor lainnya.

Mudah bukan?. (*)

Penulis : Ade Indra