Cegah Corona, Masjid Agung Garut Disemprot Cairan Disinfektan

0
177

GARUT, KABARNUSANTARA.ID – Pemerintah Kabupaten Garut melalui Petugas Brigade Dinas pertanian menyemprotkan cairan disinfektan di area Masjid Agung Alun Alun Garut, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (18/03/2020) pagi.

Tidak hanya masjid, tempat tempat yang lain juga di semprotkan seperti Gedung pendopo, Pamengkang dan sarana pendidikan.

Kegiatan tersebut dalam rangka mengantisipasi penyebaran virus covid-19 di area tempat ibadah. 

Bupati Garut Rudy Gunawan mengatakan, ada 5012 gedung yang akan dilakukan penyemprotan desinsfektan yang dilakukan oleh 380 orang yang dilaksnakan secara swadaya oleh petugas PPL dan masyarakat.

”Kegiatan ini akan berlangsung selama 4 hari sejak hari ini ( Rabu ) sampai Sabtu depan dengan personil yang disiapkan 380 orang,” kata Bupati Garut.

Selain itu, sambung Rudy, seluruh kegiatan ini dibiayai oleh biaya gotong royong dan anggaran Biaya Tidak Terduga ( BTT ) yang nilainya hampir mencapai 3 Milyar.

“Biaya yang termahal dikeluarkan adalah pengadaan peralatan Rumah Sakit RS Dr Slamet yang mencapai Rp 2 Milyar, karena RSUD sebagai rumah sakit rujukan apabila ada ODP dan PDP dari beberapa kabupaten seperti Tasikmalaya, Ciamis dan Banjar di rujuk ke RSUD Dr Slamet Garut,” ungkap Rudy.

Terkait ASN yang saat ini untuk bekerja di rumah masing – masing, lanjut Rudy, dilarang untuk berpergian ke luar kota tanpa ada izin dari pimpinan dan Bupati.

”Mereka bukan diliburkan, tapi untuk membawa pekerjaannya di rumah, apabila ketahuan ada yang berpergian apalagi liburan ke tempat wisata kita akan tidak sesuai PP No 53 Tahun 2011,” ucapnya.

”Kepada para ASN jangan mengambil sikap sendiri, jangan membuat aturan sendiri, kita patuh pada satu perintah yang dikeluarkan oleh Presiden RI,” pungkasnya. (*)

Reporter : MD Sumarna
Editor : AMK