GARUT, KABARNUSANTARA.ID – Tidak seperti perusahaan lain pada umumnya yang melakukan efesiensi biaya operasional, diantaranya dengan mengurangi jumlah karyawan. Namun lain halnya denga perusahaan penyamakan kulit PT. Garut Makmur Perkasa (GMP), di masa paceklik usaha akibat Pandemi Covid 19 ini justru menambah karyawannya. Dari 87 orang karyawan sebelum Pandemi Covid 19, kini menjadi 109 orang.

” Alhamdulillah di masa sulit sekarang ini, kita masih diberikan order untuk sepatu TNI dan kedinasan lainnya. Ini rejeki yang luar biasa, karyawan masih tetap bekerja, bahkan kita menambah beberapa orang pekerja, bahkan alur cash flow nya juga sehat,” ungkap Wakil Direktur PT. GMP, Indrawan, ditemui di kantornya, Jl. Sudirman Garut, Jawa Barat, Selasa (27/10/2020).

Indrawan mengatakan, menghadapi liburan panjang dari 28-31 Oktober ini, tidak ada persiapan khusus, sebab order kepada customernya sudah dilakukan sebelum libur, dan beberapa diantaranya malah meminta pengiriman kulitnya setelah liburan nanti. Hanya saja biasanya pengiriman perminggunya 20 ribu square feet, menjadi 30 ribuan, sehingga ada peningkatan kapasitas produksi.

” Makanya kita tidak ikut libur panjang, liburnya hanya hari Maulid Nabi Muhammad SAW aja, karena kita harus memenuhi permintaan customer setelah libur panjang nanti,” Katanya.

Terkait dengan masa Pandemi Covid 19 ini, perusahaannya menerapkan protokol kesehatan dengan cukup ketat kepada seluruh karyawan, maupun tamu yang berkunjung ke perusahaannya.

“ Tentu saja sebagai perusahan yang ada diwilayah Kabupaten Garut suatu keharusan untuk menjalankan keputusan bupati Garut, intinya adalah bahwa dalam masa pandemic Covid-19 protokol kesehatan harus menjadi mutlak dilakukan tanpa terkecuali,” ujarnya.

Dikatakan Indrawan, sebagai komitmen kita kepada peraturan bupati tersebut kita telah melaksanakan rafid test dan swab test, pada semua karyawan dan jajaran pada tiga Minggu lalu.

“ Alhamdulillah hasil dari rafid test serta test swab semuanya dinyatakan negatif,” Ucapnya.

Indrawan menambahkan, untuk swab dan rafid test itu adalah permintaan perusahaan, (Jay).