GARUT, KABARNUSANTARA.ID – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Garut telah membuka pendaftaran calon Ketua Formatur dalam rangka menyambut Musyawarah Daerah (Musda) PAN ke 5 Priode 2020 – 2025.

Pendaftaraan Calon Ketua Formatur Musda di mulai dari tanggal 09 – 16 Desember 2020 sedangkan tanggal 11 – 13 pengambilan draf pendaftaran, tanggal 14 – 16 Desember pengembalian formulir dan berkas persyaratan, setelah itu ada tahap verifikasi

Ketua Steering Committee (SC), Riki Priyanto, mengatakan, pendaftaran tersebut terbuka untuk umum baik yang berlatar tokoh masyarakat, kader, aktivis, dari kelompok progresif, dan kalangan manapun.

Kami mengajak kepada Masyarakat Garut ikut bersama sama berjuang memajukan bangsa ini dengan bergabung dengan Partai Amanat Nasional ( PAN ).

“Orang di luar kader dan pengurus boleh mendaftar sebagai ketua Formatur, pendaftaran terbuka untuk umum baik masyarakat, Aktivis, dari kelompok progresif dan kalangan manapun ,” ujar Riki Priyanto di Kantor DPD PAN Garut, Rabu (09/12/20).

Tak.hanya itu Riki menyebut untuk persyaratan dan administrasi, harus sesuai dengan yang telah ditetapkan oleh PAN dan membuat makalah sesuai arahan DPP.

Sementara itu, Sekertaris OC pada Musda PAN Kabupaten Garut, Ahmad Masum Tajudin, mengungkapkan Musda menjadi momentum partai menyusun visi dan misi.

“Kita ingin Musda ini menghimpun gagasan besar kader, menata konsolidasi kader tokoh pendiri partai, mengembalikan PAN kepada khitohnya, juga target PAN sesuai Ketua umum mendapatkan dua digit kursi di daerah,” jelasnya.

Sedangkan, raihan suara partai dari tiap pemilihan legislatif selalu mengalami kenaikan, memiliki keterwakilan di daerah, provinsi dan pusat.

“Penyelenggaraan Musda pada hari H, kita juga akan bersandar pada protokol kesehatan pemerintah. Jadi pas penyelenggaraan tidak banyak yang hadir karena dilakukan secara virtual. Disana ada ketua umum akan menyampaikan beberapa hal penting kaitan Musda. Jadi tugas SC menampung pendataan dari masyrakat terutama kader,” paparnya.

Ahmad menamvahkan, pelaksanaan Musda ini tetap bersandar pada AD ART partai serta patsun terhadap arahan ketua umum.

“Momentum Musda ini momentum konsolidasi kader meningkatkan persaudaraan dan agenda suksesi bersama, tolak ukur pemilihan calon formatur makalah, manajemen pengelolaan partai pan, kesekertariatan anggaran partai, dari mana dan bagaimana membangun aksesibilitas dengan eksternal, hubungan partai dengan Fraksi, dengan pengurus partai. Penyampaian daftar riwayat hidup. Verifikasi detail akan dilakukan DPP, kita verifikasi faktual saja,” pungkasnya.