GARUT, KABARNUSNATARA.ID – Sarana Gedung Klinik Pratama Pusat Kesehatan Umum Muhammadiyah yang berlokasi di pusat pertokoan Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut , Jawa Barat terus diperluas, perluasan sarana gedung yang sudah selesai pembangunannya itu, langsung diresmikan oleh Wakil Bupati Garut, dr. H. Helmi Budiman, Kamis (20/08/20).

Saat sambutan, Helmi menyebutkan, pihaknya akan membantu pengadaan pelengkap gedung untuk pelayanan yang lebih baih kepada masyarakat. “Saya di Muhammadiyah ini serasa di rumah sendiri. Karena sejak kuliah di UNPAD dulu banyak bergaul dengan Warga Muhammadiyah, di Jakarta pun saya ada yayasan yang pengelolanya banyak kader Muhammadiyah. Tadi saya sudah komunikasi dengan dr. Pipiv (Kepala Klinik PKU Muhammadiyah- red) sekarang prioritasa bangunan dulu untuk pelayanan,” katanya.

Dengan perluasan gedung kilinik yang sudah berdiri sejak puluhan tahun itu, diharapkannya bisa membantu pemerintah dalam mewujudkan peningkatan IPM bidang kesehatan.

“Dengan penambahan pelayanan kesehatan ini mudah-mudahan memberikan pelayanan lebih baik lagi kepada masyarakat,” kata Helmi.

Lanjut Helmi, dalam kondisi pandemi Covid19, klinik harus senantiasa memberikan pelayanan terhadap masyarakat, bukan hanya untuk Covid-19 saja tapi masyarakat yang terkena penyakit umum..

Helmi juga berharap, lembaga kesehatan termasuk klinik juga bisa berperan dalam sosialisasi pencegahan Covid-19, terutama bagaimana masyarakat agar terhindar dari paparan virus.

” Tenaga kesehatan garda terdepan menangani Covid19, virus. Klinik juga harus senantiasa menjaga protokol kesehatan, maka kita sarankan di tempat layanan kesehatan semua pihak harus patuh mulai dari pemakaian masker, faceshield, handsanitizer dan melakukan jaga jarak,” tegasnya.

Di temui terpisah, Kepala Klinik Pratama PKU Muhammadiyah Kecamatan Garut Kota, dr. Hj. Fipip Meilina, mengungkapkan, peningkatan pelayanan dilakukan dari aspek fisik, perluasan ruang dan bangunan baru untuk pelayanan kesehatan di klinik.

“Karena semakin meningkatnya jumlah kunjungan, peserta BPJS yang meningkat sekitar empat ribuan, dalam rangka akreditasi juga peningkatan kenyamanan, sehingga kami meluaskan areanya. Ini demi kenyamanan keselamatan pasien. Alhamdulillah telah diresmikan pa Wabup tepat pada tanggal 1 muharam 1442 Hijriah (tahun baru islam, red),” kata dr. Fipip.

Sementara itu, Ketua Majelis Pelayanan Kesehatan Umum Muhammadiyah Cabang Garut Kota, Yanyan Itong, menambahkan, dengan penambahan fasilitas, klinik Muhammadiyah Cabang Garut Kota bisa lebih maksimal dalam memberikan pelayanan kesehatan.

“Kedepannya mudah-mudahan upaya peningkatan pelayanan terus dilakukan, para pasien bisa terlayani lebih maksimal,” kata Yanyan.

Yayan Itong juga berharap, Pemkab Garut bisa membantu pengadaan kendaraan ambulan, agar bisa memaksimalkan pelayanan, sebab klini milik salah satu Ormas Islam terbesar itu, belum memiliki ambulan. Padahal setiap harinya, klinik di pusat keramaian itu, biasa melayani sekitar 80 sampai 100 pasien umum maupun layanan fasilitas BPJS Kesehatan.

Reporter : Zay
Editor : AMK