JAKARTA|KABARNUSANTARA.ID – Jakarta akan tenggelam 31 tahun ke depan. Hasil riset tim peneliti geodesi Institut Teknologi Bandung (ITB), selama ini permukaan tanah Jakarta terus mengalami penurunan. Yang paling besar terjadi di Jakarta Utara yang turun 25 cm setiap tahun. Diprediksi tahun 2050, atau 31 tahun ke depan, Jakarta pun akan tenggelam.

Heri Andreas, doktor geodesi di ITB menyebut, ini merupakan penurunan terbesar di dunia.

Baca juga:

Niat Hengkang dari Jakarta, Pemerintah Rancang Ibu Kota Baru di Luar Jawa

“Ini adalah salah satu penurunan tanah terbesar di dunia, karena kita bayangkan dalam 10 tahun penurunannya mencapai 2,5 meter,” kata Heri Andreas, salah satu doktor di bidang geodesi ITB yang terlibat dalam penelitian ini. (bbc.com, 13 Agustus 2018).

Heri pun mengungkapkan, penurunan permukaan tanah di Jakarta terjadi di seluruh wilayah, tak hanya di Jakarta Utara. Di Jakarta Barat turun 15cm per tahun. Jakarta Timur 10cm setiap tahunnya. Di Jakarta Pusat turun 2 cm, dan di Jakarta Selatan turun 1cm per tahun.

Menurut Heri, penurunan tanah di Jakarta disebabkan oleh pengambilan air tanah yang berlebihan. Ini terjadi karena PDAM DKI hanya bisa memenuhi kurang dari setengahnya kebutuhan air bersih warga Jakarta.

Reporter: RM
Editor : Mustika