PALU|KABARNUSANTARA.ID – Malang tak bisa ditolak, untung tak bisa diraih. Maksud hati menghindari ancaman maut dari tsunami, kakek ini malah meninggal akibat kelelahan berlari.

Namanya Daeng Pasang (66), warga Desa Uentanaga Atas, Kecamatan Ampana, Kota Kabupaten Tojo Una Una, Sulawesi Tengah. Bebeberapa saat setelah gempa magnitudo 6,9 mengguncang Sulawesi Tengah pada Jumat (12/4/2019) sekitar pukul 18:40 WIB, Daeng langsung meninggalkan rumahnya yang memang berdekatan dengan pantai. Bersama ratusan warga lainnya, kakek ini pun berlari menuju gunung.

Namun di tengah perjalanan ia terjatuh hingga kemudian meninggal dunia.

Pihak Public Safety Center (PSC) 119 Dinas Kesehatan Tojo Una Una, membenarkan tentang adanya warga meninggal tersebut. Kabar adanya korban meninggal, diterima Dinas Kesehatan dari laporan petugas PSC 119 yang berada di lapangan.

Sementara itu, Warga Sulawesi Tengah lega sebab gempa ternyata tak menimbulkan tsunami. Padahal beberapa menit setelah gempa terjadi, ribuan warga Sulawesi Tengah yang berdekatan dengan pantai, langsung berhamburan menuju tempat yang tinggi. Mereka tak mau nasib yang dialami saudara-saudaranya di Palu dan Donggala pada bencana gempa dan tsunami tahun 2018 lalu, menimpa mereka juga.

Baca juga :

Gempa 6,9 SR Berpotensi Tsunami Guncang Sulawesi Tengah

Sungai Ciojar di Banyuresmi Meluap, Satu Rumah Ambruk 40 Terendam

Meskipun pihak BMKG sudah mencabut peringatan dini tsunami sekitar 1 jam setelah gempa terjadi, tepatnya pukul 19:47 WIB, namun sejumlah warga tetap bertahan di areal yang tinggi. Mereka enggan pulang ke kampungnya karena takut tsunami tiba-tiba muncul.

Diberitakan, BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami menyusul gempa dengan magnitudo 6,9 yang terjadi pukul 18:40 WIB di perairan Banggai. Pusat gempa pada 85 km Barat Daya Banggai, tepatnya di 1,90 LS dan 122,54,54 BT dengan kedalaman 10 km.

Setelah itu, terjadi dua kali gempa susulan dengan magnitudo 5,0 dan 5,2 masing-masing pukul 19:03 dan 19:12 WIB. Pusat gempa susulan ini di 2,01 LS-122,49 BT dan 1,90 LS – 122,56 BT dengan kedalaman 10 km.

Reporter : RM

Editor : Mustika