GARUT|KABARNUSANTARA.ID – Sejumlah Guru Honorer di Kabupaten Garut, Jawa Barat,  menjadi korban penipuan dengan iming-iming jadi PNS, Korban mengaku mereka telah membayar mahar ratusan juta kepada pelaku.

Penipuan tersebut diduga dilakukan salah seorang PNS berinisial A yang bekerja di Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Garut. Pelaku menjanjikan SK PNS akan segera diberikan sebulan setelah melunasi mahar itu kepada korban, namun sebulan lebih menanti, para korban tak kunjung menerima kabar baik.

Karena kesal mereka mengadu ke Polres Garut, Para korban didampingi kepolisian pada Kamis siang, (06/09/18), dan langsung mendatangi kantor dinas tersebut guna mempertanyakan kejelasan nasib mereka.

Ket Foto : Sutia Guru Honorer kategori ll Korban Penipuan CPNS

“Pelakunya datang kesana nawarin sendiri,  janjinya sebulan lah udah beres,  saya ngehonor di sekolah dasar, kan ada testing kategori dua, jadi kategori dua mah ada kuotanya,  kalo diluar kategori dua mah, berbenturan dengan PP dibawah 35,”ujarnya Sutia Salahsatu Korban.

Di hadapan polisi dan wartawan  A terduga pelaku mengaku uang ratusan juta tersebut bukan urusan A dan A hanya menyebut uang titipan dengan itikad baik.

“Tidak,  tidak itumah saya cuma nandatangan nama, titipan juga tidak tau itu urusan ceu entin sama entai, sayamah niat baik jadi saksi aja begitu, saksi jika orang yang berkoordinasi itu ada masalah, saya istilahnyamah bahwa ini ada apa, udah begitu,”Ungkap A.

Bahkan saat di tanya mengenai batas waktu satu minggu untuk penyelesaian masalah tersebut terduga A menyebut akan mengkonfirmasi kepada seorang berinisial A.

“Saya akan konfirmasi ke pak atang,  ya pak atang itu yang diminta tulung sama pak uhtai, “Ujar A salah satu PNS di Garut.

Ia tetap mengelak atas tuduhan tersebut meski bukti pembayaran diperlihatkan korban.

(ESR/red)