Helmi Budiman : Pengobatan Difteri Garut Gratis Hingga Satatus KLB Di Cabut

KABAR NUSANTARA – Besarnya penyebaran wabah penyakit menular difteri tahun 2017 di Kabupaten Garut mendapat perhatian khusus dari Pemda Garut. Wakil Bupati Garut Helmi Budiman usai memantau jalan baru di leles mengungkapkan bahwa pihak pemda akan menyiapkan pengobatan gratis bagi masyarakat pengidap penyakit difteri hingga status Kejadian Luar Biasa (KLB) dicabut.
Selasa (26/12/17) sore.

“Pengobatan itu akan dibuka hingga status KLB dicabut, kita terus memantau apakah ada peningkatan yang signifikan atau datar bahakan kita berharap tidak ada lagi penyebaran virus difteri”.

Helmi menambahkan untuk antisipasi penyebaran diftri yang semakin meluas pihaknya akan adakan imunisasi masal mulai awal tahun 2018 mendatang, bahkan menurut helmi jika ada yang merasa batuk dan sesak harus segera memeriksakan diri ke puskesmas terdekat.

“Kalo ada yang merasa batuk dan sesak ada panasnya, harus segera memeriksakan diri ke puskesmas, jika hasil pemeriksaan dokter mengidap difteri dan harus dirawat, masyarakat jangan takut karena segala pembiayaan akan di tanggung pemerintah” Ujarnya.

Menurut helmi pihak Pemda Garut menyiapkan anggran sekira Rp. 80 Juta hingga Rp.100 Juta untuk serum nya saja, sedangkan untuk perawatan pihak pemda menyiapkan Rp. 100 Juta sedangkan untuk tahun 2018 anggaran dialokasikan berbeda.

“Yang terjangkit difteri tahun ini meningkat besar makanya status menjadi KLB, kalo tahun lalu ada 2 orang saja dan tidak meninggal tapi tahun ini sudah ada 12 orang pasien dan ada yang meninggal akibat difteri tersebut, makanya kita wajib terapkan status KLB” Tukas Helmi.

Redaktur : Evan Saepul Rohman

Post Author: Kabar Nusantara

Media www.kabarnusantara.id adalah media siber indonesia yang memberikan informasi terpercaya untuk khalayak menjadi penyambung lidah antara masyarakat dan penguasa serta unsur lainnya | PT. USPA MEDIA NUSANTARA

Tinggalkan Balasan