HIPMI Peduli Garut Dukung Pemkab Lakukan PSBB Dengan Catatan Ini

0
190

GARUT, KABARNUSANTARA.ID – Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat, jalankan hari pertama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di berbagai wilayah termasuk ke dalam zona merah. PSBB tersebut dilakukan dengan titik pantau chek point PSBB Kabupaten Garut yang di pimpin oleh Wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman, dalam sebuah rapat di comand center sambil melakukan live instagram Wabup Helmi membahas rencana PSBB dengan disaksikan langsung oleh masyarakat penguna instagram.

“Posko Chek Point ini ada di beberapa wilayah, I. Wilayah I perkotaan;
1. Darul Arqom (arah Cilawu) 2. Pesona Intan (Samarang) 3. Garut City (Bayongbong) 4. Bunderan suci (karangpawitan) 5. Maleer (Banyuresmi)
6. Jl KH. Anwar Musyadadiyah (arah bandung) 7. Cibunar (sukapadang)
8. Kadungora (Jalan Baru, Kiara Dodot)
II. Wilayah II (Karangpawitan, Wanaraja , Cibatu, Limbangan dan Selaawi) 1. Simpang Talaga Bodas (Wanaraja) 2. Cimurah (Banyuresmi dan Karangpawitan) 3. Selaawi (Cibogel) 4. GTS (limbangan) 5. Limbangan – Selaawi,” ujar Helmi di Comand Center, Selasa (05/05/20) sore.

Bahkan ia menambahkan untuk poin III. Meliputi Wilayah III (Cigedug, Cikajang, Cisurupan) lokasinya berada di 1. Cigugur (Lawang Singajaya) 2. Cikandang (Bungbulang) 3. Simpang (jln Bayongbong) 4. SPBU Cisurupan.

Pintu Masuk Chek Point; 1. Kadungora (Gugus Tugas) 2. Ranca Salak (satgas Kec) 3. Kamojang (Satgas Kec) 4. Talegong (Satgas Kec) 5. Caringin (Satgas Kec) 6. Cibalong (Satgas Kec) 7. Singajaya(Satgas Kec) 8. Cilawu (Gugus Tugas) 9. Malongbong Wado (Satgas Kec) 10. Malangbong Tasik (Gugus tugas) 11. Selaawi (Satgas Kec).

” Stuktur Organisasi Penanggung Jawab yaitu Bupati dan Wakil Bupati, Ketua PSBB yaitu Sekda Selaku Ketua Harian Gugus Tugas, Ketua Posko Kec yaitu Camat , Koordinator Asisten Pemda dan Kesra, Ketua Posko PSBB Gugus Tugas Dishub meliputi, 1. Kadungora, 2. Malangbong, 3. Cilawu 4. Maleer 5. Cigugur 6. SPBU Cisurupan 7. GTS Limbangan, 8. Simpang Cigedug 9. Bunderan Tarogong Ketua Posko PSBB Gugus Tugas Satpol PP meliputi:
1. Bunderan Suci, 2. Jl. A.Yani, 3. Jl. Baru A. Musyadadiyah, 4. Darul Arqom Cilawu, 5. Pesona Intan, 6. Garut City 7. Bunderan Guntur,” jelasnya.

Pelaksanaan PSBB hari pertama, dilaksanakan dengan apel di posko Limbangan Garut, dengan menindak para pelanggar dan melakukan rapid tes masal.

Melihat pemberlakuan PSBB hari pertama di Kabupaten Garut, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Peduli Garut menghimbau pemerintah untuk segera melakukan rapid test masal di zona merah bukan hanya di cek point tertentu.

“Apabila PSBB Sudah berjalan, pemerintah harus melaksanakan rapid test masal kepada masyarakat yang berada di zona merah, agar PSBB ini lebih efektif dan masif dalam penekanan dan deteksi warga terjangkit civid 19,” ujar Ketua HIPMI Peduli Garut Asep Irfan Fanris, Rabu (05/05/20) sore.

Bahkan orang yang bergerak di bidang usaha fashion itu menyebut, pjika pihaknya mendukung upaya prmerintah dengan melakukan PSBB namun dengan catatan pemerintah harus menjamin ketersediaan APD bagi tenaga medis dan petugas posko yang ada di garda terdepan dalam penanganan covid 19 di Kabupaten Garut.

“APD bagi tenaga medis ini harus terjamin stoknya, jangan sampai tenaga medis yang bekerja di lapangan kekurangan APD, sehingga membahayakan perugas itu sendiri, padahal mereka sedang bertugas dan berjihad melawan covid 19 agar masyarakat tidak terpapar,” tegasnya.

Selain itu orang yang akrab disapa mono itu mengingatkan pemerintah agar menjamin ketersediaan pangan selama masa PSBB agar kebutuhan bahak pokok masyarakat tetap terjamin selama PSBB dan Bulan Suci Ramadhan.

“Ketersediaan bahan poko pangan ini juga penting, agar pelaksanaan PSBB menjadi efektif apalagi di Bulan Suci Ramadhan pemerintah harus mengintrol juga harga bahan pokok yang dijual di pasaran,” pungkasnya.

Reporter : Evan SR
Editor : AMK