GARUT|KABARNUSANTARA.ID – Terkait langkanya gas melon atau gas elpiji 3 Kg di sejumlah wilayah di Garut, Jawa Barat pada kemarin Jumat (15/06/18) yang berbarengan dengan hari raya Idul Fitri, Hiswana Migas Garut mengaku ada kendala di distribusi karena tak ada penyaluran lantaran libur lebaran.

Hal itu dikatakan langsung oleh Ketua Hiswana Migas Iday Hidayatuloh, “bukan kelangkaan tapi hari kemarin kan pas lebaran, jadi tak ada distribusi karena para penyalur di pangkalan ingin berlebaran bersama keluarga. Manusiawi ketika para pegawai pangkalan ingin berlebaran. Akan tetapi hari ini di lebaran hari kedua distribusi oleh pangkalan ke pengecer kembali normal,” kata Iday, sabtu (16/6) melalui sambungan telpon.

Selain kembali normal, penyaluran gas ukuran 3 Kg ini pun diberi tambahan fakultatif untuk bulan juni 2018 sebesar 450 % dari alokasi harian.

“Untuk menjamin ketersediaan elpiji subdi di masyarakat, pihak Pertamina memberikan tambahan fakultatif sebesar 450 %. Hal itu tentu untuk didistribusikan hingga ke pengecer dan warga. Jadi wajar saja penggunaan gas elpiji menjelang hari lebaran pasti boros, mayoritas warga ¬†banyak yang masak, bikin kue dan lainya. Intinya mulai hari ini gas 3 Kg mulai normal,”tutup Iday

(Evan/red)