GARUT|KABARNUSANTARA.ID – Ribuan siswa di Garut berbondong bondong melakukan pendaftaran di sejumlah SMP dan SMA/SMK Negeri pada hari pertama pendaftaran penerimaan siswa baru (PPDB), Senin (17/6/2019).

Salah satu sekolah yang dibanjiri pendaftar adalah SMKN 1 Garut.

“Nanti setelah data (pendaftar) masuk, oleh verifikator diperiksa persyaratannya kemudian dicek mulai dari nomor, nama dan lainnya. Setelah diperiksa untuk kelengkapannya oleh bagian verifikasi kemudian dilanjutkan entri data oleh operator,” kata Ketua PPDB SMKN 1 Garut, H. Atep Sujana.

Baca juga:

Sistem Zonasi Langgar Hak Orangtua dan Siswa, Ubah Nomenklatur Sekolah

Atep menjelaskan, tim verifikasi akan melihat juga domisili peserta didik/jarak orang tua dengan sekolah.

“Ketika syarat administrasi terpenuhi, berarti sudah terdaftar calon peserta didik baru untuk mengikuti tahapan seleksi selanjutnya,” kata Ketua PPDB SMKN 1 Garut, H. Atep Sujana.

Dikatakan Atep, SMKN 1 Garut akan menerima siswa sebanyak 864 orang pada tahun ajaran 2019/2020 ini. Ia memperkirakan jumlah pendaftar tak akan beda jauh dengan jumlah pendaftar tahun lalu, sekitar 1.100 orang.

“Nanti ada seleksi, nah itu disaring lagi. Berbeda dengan SMA, kalau SMK tidak ada sistem zonasi untuk penilaiannya,” katanya.

Baca juga:

Sebagian Besar SMP di Garut Belum UNBK

Proses pendaftaran SMA-SMK akan dilakukan sampai dengan tanggal 22 Juni 2019. Setelah itu, hasil seleksi akan diumumkan pada 29 Juni 2019.

Pantauan di lapangan, pelaksanaa penerimaan PPDB di SMKN 1 Garut cukup tertib. Calon peserta yang akan mendaftar diberikan nomor antrean. Setiap calon kemudian akan dipanggil sesuai nomor antrean oleh pihak operator. Mekanismenya mirip dengan pelayanan nasabah di perbankan.

Reporter: Jay
Editor Mustika