SEHAT|KABARNUSANTARA.ID – Datang saja ke kedai-kedai kopi. Sekarang ini sebagian besar pengelolanya menghidangkan gula aren untuk pemanis. Kedai-kedai kopi di Garut juga sama, apalagi Garut merupakan salah satu daerah penghasil gula aren terbaik di Jawa Barat. Anda pasti kenal dengan gula Bojongloa. Nah Garut-lah yang punya. Sesuai namanya, gula ini dihasilkan dari daerah Bojongloa, Kecamatan Cilawu.

Pertanyaannya, apa kelebihan gula aren sebagai pemanis kopi dibanding gula pasir?

Jawabannya setidaknya ada tiga.

Pertama, gula aren lebih beraroma sehingga aroma kopi yang berpadu dengan aroma gula aren sangat sensasional. Menghirup kopi beraroma dan berasa gula aren, menyuguhkan sensasi zaman baheula saat kakek nenek kita ngopi pagi hari atau sore hari.

Dulu gula putih sukar sekali ditemukan, hanya gula aren-lah yang memasyarakat. Maka gula inilah yang menjadi pilihan untuk berbagai kebutuhan, dari maskan hingga ngopi.

Baca juga :

Serukan Pemilu Damai, Hima Persis Gelar Tabligh Akbar dan Santuni Warga

Dan pilihan para sepuh kita memang benar, minum kopi yang dicampur gula aren, memberi kenikmatan lebih dibanding dengan campuran gula pasir.

Kedua, gula aren lebih bergizi dibanding gula putih. Gula putih yang terbuat dari tebu memang tinggi kalori, namun ternyata minim gizi. Sedangkan gula aren yang terbuat dari nira, kaya akan sejumlah mineral yang dibutuhkan tubuh.

Sebuah penelitian menunjukkan, gula aren mengandung kalium, fosfor, zink, zat besi, mangan, tembaga, hingga dosis kecil antioksidan, seperti polifenol, flavonoid, dan antosianidin. Gula aren juga kaya akan vitamin B8 (inositol), asam folat, vitamin B1 (tiamin), dan vitamin B2 (riboflavin) yang berfungsi untuk membentuk sel-sel sehat.

Baca juga:

Membanggakan, PKBM Gentra Sawargi Cilawu Laksanakan UNBK Mandiri

Ketiga, gula aren memiliki indek glikemik rendah karena mengandung serat yang disebut inulin. Serat inulin dikenal dapat menjaga kadar gula darah tetap normal. Sementara gula pasir, memiliki glikulin tinggi yang berdampak pada resiko naiknya gula darah.

Tapi ingat, meskipun sehat, gula aren yang tinggi kalori ini bisa juga berdampak buruk terhadap tubuh jika dikonsumsi secara berlebih. Kementerian Kesehatan telah merekomendasikan asupan gula untuk orang Indonesia sekitar 4 sampai 5 sendok makan.

Lalu berapa batas maksimal kita bisa minum kopi dalam sehari menurut kesehatan?

Kopi mengandung banyak kafein yang juga perlu dibatasi. Konon, per hari kita dibolehkan minum hingga 3 cangkir kopi saja, atau sekitar 400 sampai 600 mg kafein.

Nah, Anda yang bisa menghabiskan kopi 6 gelas per hari, siapkah mengurangi?

Mustika, dari berbagai sumber