KABARNUSANTARA.ID – Penyebab rematik di usia muda patut diketahui oleh para generasi muda saat ini. Rematik sendiri merupakan salah satu jenis gangguan kesehatan yang pada umumnya dialami oleh lansia lantaran termasuk ke dalam penyakit degeneratif.

Namun tak disangka, penyakit rematik tersebut kini mengincar para generasi muda. Hal tersebut dapat terjadi lantaran berbagai penyebab, dari mulai kebiasaan buruk hingga suatu penyakit sebagai salah satu pemicunya. Rematik merupakan suatu kondisi di mana terjadi peradangan pada sendi hingga membuat rasa nyeri dan sakit. Terkadang, hal ini dapat mempengaruhi dan mengganggu rutinitas dari penderita rematik.

Jenis penyakit yang satu ini sebenarnya memiliki lebih dari 100 jenis, namun yang paling sering menyerang tubuh manusia adalah jenis Rheumatoid Arthritis (RA). Pada kasus yang lebih parah, rematik jenis RA tersebut dapat merusak berbagai sistem dan jaringan tubuh seperti jantung, pembuluh darah, hingga paru-paru.

Maka dari itu, hindari sedini mungkin agar tak terjadi berbagai gangguan yang disebabkan oleh rematik. Salah satu caranya yakni dengan mengetahui beberapa penyebab rematik di usia muda yang berhasil dirangkum dari berbagai sumber berikut ini,yang dilansir dari merdeka.com

Hormonal dan Genetik

Penyebab rematik di usia muda yang pertama adalah hormon serta genetik. Kondisi genetik sebuah keluarga yang memiliki riwayat penyakit rematik cenderung akan terjadi pada generasi berikutnya, tak terkecuali mereka yang masih berada di usia produktif.

Penyebab rematik secara hormonal tersebut diklaim rentan terjadi pada wanita. Sebab, dalam tubuh wanita terdapat hormon estrogen yang dapat menyebabkan fluktuasi pada sistem imun hingga menyebabkan gangguan persendian serta rematik.

Apabila Anda merasa memiliki keluarga dengan riwayat penyakit rematik, maka ada baiknya untuk segera melakukan cek kesehatan secara lengkap. Hal ini dapat dilakukan untuk mencegah penyakit rematik di usia muda.

Autoimun

Penyebab rematik di usia muda selanjutnya adalah penyakit autoimun. Secara lebih lanjut, penyakit autoimun merupakan jenis gangguan pada kesehatan tubuh yang terjadi saat sistem kekebalan tubuh justru menyerang sel-sel sehat.

Hal ini tak terkecuali dengan sel yang berada di jaringan persendian. Saat penyakit autoimun tersebut menyerang tubuh, maka jumlah sel pada persendian pun akan semakin menurun dan terjadi kerusakan.

Saat itulah tubuh kemudian dapat mengalami rematik. Padahal, penyakit autoimun tersebut kini semakin banyak mengincar para generasi muda.

Kekurangan Kalsium

Penyebab rematik di usia muda yang selanjutnya adalah kurangnya kalsium di dalam tubuh. Kalsium adalah salah satu jenis zat mineral yang penting bagi kesehatan tubuh, salah satunya yakni berperan penting dalam proses metabolisme, pendukung gerakan saraf, kerja jantung, hingga otot.

Saat tubuh kekurangan kalsium, maka berbagai jaringan pada tubuh pun juga akan terganggu. Hal tersebut seperti otot yang kaku, cairan tubuh yang tak seimbang, hingga menurunnya keaktifan saraf.

Hal ini lah yang kemudian dapat memicu penyakit rematik. Maka dari itu, pastikan agar selalu mencukupi kebutuhan kalsium di dalam tubuh dengan mengonsumsi berbagai makanan seperti susu, yogurt, kacang-kacangan, dan lain sebagainya.

Penggunaan Sendi yang Berlebihan

Selain itu, penyebab rematik di usia muda yang berikutnya adalah penggunaan sendi secara berlebihan. Hal ini seringkali dilakukan oleh generasi mudah yang memiliki banyak kegiatan maupun pekerjaan.

Tak jarang, berbagai sendi di dalam tubuh pun juga semakin aktif bergerak. Namun, hal ini sebenarnya tidak dibenarkan. Meskipun Anda memiliki banyak rutinitas atau pekerjaan yang harus dilakukan, namun ada baiknya untuk meluangkan waktu sejenak untuk istirahat.

Tidak hanya rematik, berbagai penyakit yang mengancam kesehatan pun juga rentan terjadi saat tubuh terlalu sering bekerja tanpa waktu istirahat yang cukup.

Cedera

Selain penggunaan sendi yang berlebihan, munculnya cedera pada persendian juga dapat menjadi salah satu penyebab rematik di usia muda. Pada umumnya, hal ini rentan terjadi pada atlet olahraga yang telah memiliki jam terbang pertandingan cukup tinggi ataupun seseorang yang mengalami kecelakaan.

Cedera pada bagian persendian tersebut tentu dapat mempengaruhi sel hingga cairan yang terdapat di dalamnya. Sehingga, tak mustahil bagi seseorang yang telah mengalami cedera juga dapat mengalami penyakit rematik.

Berat Badan

Penyebab rematik di usia muda yang terakhir adalah berat badan berlebih atau obesitas. Saat seseorang memiliki berat badan berlebih, maka persendian yang menopang tubuh pun juga akan semakin terbebani.

Kondisi demikian seringkali disebut dengan osteoarthritis. Persendian yang secara terus-menerus mengalami hal ini akan semakin mengalami penurunan kualitasnya hingga terjadi berbagai penyakit, salah satunya yakni rematik.

Maka dari itu, penting untuk selalu menjaga berat badan agar tetap ideal dan terhindar dari berbagai penyakit yang mengancam kesehatan tubuh.