GARUT, KABARNUSANTARA.ID – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) semakin ketengah Setelah logo dan flatfom nya berubah, bahkan saat ini PKS melantik para pejabat publik Anggota PKS menjadi Ketua DPD/DPW PKS di seluruh wilayah Indonesia. Hal tersebut menunjukan keterbukaan PKS kepada sistem politik di Indonesia yang terbukti bahwa PKS akan melaju ketengah untuk pencapaian kursi 20% kursi di parlemen.
Ahmad Syaikhu Presiden PKS mengatakan bahwa selogan Bersama Melayani Rakyat adalah bagian dari membuktikan bahwa PKS bukan hanya partai dakwah tapi PKS adalah partai Islam Rahmatan Lil Al-Amin, kader PKS harus terbuka, seperti halnnya konstitusi, PKS sudah melakukan berbagai perubahan dalam mewujudkan partai yg bisa di terima semua kalangan.
Merujuk dari semua itu MUSDA PKS Garut telah memberikan hasil keputusan yang dibacakan langsung oleh DPP PKS tentang DPTD baru yang menunjuk Ir Wawan Kurnia dan Yusup Musyaffa sebagai ketua dan sekretaris MPD, sedangkan dr Helmi Budiman sebagai Ketua DPD PKS Garut, Deni Mardiana,LC sebagai Sekretaris Umum, Erwin Hamdani sebagai Bendahara, Asep Amy AF sebagai Kaderisasi dan Mamat Rahmat S serta Dede Ishak LC.MA sebagai Ketua dan Sekretaris Dewan Etik Daerah.
Munculnya dr Helmi Budiman tidak ada dalam perkiraan siapapun di tataran internal PKS, kemunculannya yang tiba-tiba ini sempat membuat kaget semua kalangan. Bahkan dr HelmiĀ  sempat shock dengan keputusan ini, walaupun begitu amanah yang sudah menjadi keputusan DPP ini harusĀ  dijalankan dengan seksama dan semaksimal mungkin.
“Ia saya sempat kaget dengan keputusan ini, tetapi ini adalah amanat MUSDA yang juga menjadi target Pilkada 2023, kader PKS menjadi pemimpin Garut dan harus terpenuhi raihan di parlemen 10 kursi,” ujar Helmi Ketua DPD PKS Garut.
Selain itu Helmi menyebut jika rencana besar PKS tersebut harus dirancang dengan matang sejak saat ini, serta tulus dalam menjalani berbagai amanah lainnya yang berkaitan dengan pelayanan kepada masyarakat mulai dari penanganan Covid 19, kebencanaan dan gerakan peduli tetangga terdekat.
Musda ini berkahir pukul 18.00 dengan dikahiri orasi politik ketua DPD PKS priode 2020-2025.