GARUT, KABARNUSANTAR.ID – Mantan pemain sepakbola Nasional Indonesia, Jessie Mustamu (JM) yang kini jadi Instrutur pelatih berlisensi A AFC, berharap, sepakbola Kabupaten Garut bisa bangkit dan maju dengan berdirinya Diklat Sepakbola Garut (DSG).

” Saya melihat bibit sepakbola di Garut ini cukup potensial. Sekilas saya melihat anak-anak ini (siswa DSG), mereka punya kemampuan dan semangat berlatih yang besar, ditopang dengan kualitas pelatih yang bagus, saya berharap DSG bisa membangkitkan sepakbola Garut,” Ujar Jessie, ditemui saat memberikan arahan kepada siswa DSG di Lapang Kerkhof Merdeka, Garut, Jawa Barat, Sabtu (14/11/20).

JM mengaku senang bisa bergabung dengan DSG, yang konsen melakukan pembinaan terhadap pemain muda.

“Saya sebagai Instruktur pelatih PSSI yang sangat konsen terhadap pembinaan pemain muda, saya senang bisa menjadi bagian dari Diklat Garut ini,” Tandasnya.

Ia berharap semua yang terlibat di Diklat Sepakbola Garut ini, bisa bekerja sesuai job description masing-masing.” Untuk bagian tekhnis, mereka harus bekerja keras memperbaiki kualitas anak-anak ini, dan ditopang oleh bagian lainnya,” Tegasnya.

Ia menilai struktur pengurus DSG cukup mumpuni, karena hampir seratus persen mantan pemain sepakbola dan mencintai sepakbola.

” Luar biasa, kekompakannya, kebersamaannya, dan yang penting visi dan misinya sama, untuk memajukan sepakbola. Ketika berjalan tidak satu visi dan tidak satu misi, tentu akan menjadi hambatan. Saya yakin kepengurusan yang kompak ini, akan menjadi modal untuk memajukan sepakbola Garut,” Pungkas pria kelahiran Ambon 1963 ini.

Keterlibatan JM di DSG sebagai Penasehat Tehnik, nampaknya tidak setengah setengah, Ia rela meluangkan waktu berhari hari di Garut, dan memberikan pembekalan tehnik kepada para pelatih seperti Sutiono Lamso, Dadang Sopian, Wahyu dan pelatih lainnya. Serta terjun langsung ke lapangan bersama sisswa diklatnya untuk prakatek lapangan.

” Saya berharap dalam dua, atau tiga bulan, anak-anak mengalami kemajuan,” Pungkasnya.