JAKARTA, KABARNUSANTARA.ID – Anggota Dewan Pers, Jamalul Insan mengatakan, perusahaan media massa tetap memberikan kontribusi dalam rangka mengajak masyarakat untuk turut serta menangani pandemi Covid-19.

Hal itu diwujudkan dengan menayangkan iklan layanan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan senilai Rp 372 Miliar.

Dari total, 434 media cetak, memberikan kontribusi dalam iklan layanan masyarakat jika dinominalkan mencapai Rp 120 miliar.

“434 media cetak menayangkan iklan layanan masyarakat yang jika dinominalkan mencapai Rp 120 miliar,” kata Jamalul dalam Webinar Percepatan Ekonomi Sosial: Apa yang Menjadi Prioritas?, Jakarta, Minggu, (7/2).

Selain media cetak, Asosiasi Televisi Lokal Indonesia (ATVLI) juga melakukan hal yang sama. Bila dinominalkan dalam rupiah, iklan yang layanan masyarakat yang diberikan senilai Rp 90 miliar. “Televisi lokal anggira ATVLI melakukan hal yang sama dengan nilai Rp 90 miliar,” kata dia.

Pun dengan media radio yang telah menayangkan 540 ribu spot iklan layanan masyarakat. Bila 1 spot iklan dihargai Rp 300 ribu, maka total iklan layanan masyarakat yang disumbangkan mencapai Rp 162 miliar. “Media radio menayangkan iklan sebanyak 540 ribu stop iklan layanan masyarakat senilai Rp 162 miliar,” kata dia.

Adapun bentuk iklan yang diperdengarkan antara lain aplikasi Peduli Lindungi, protokol kesehatan 3M, Indonesia Bisa Mengatasi Corona, Jangan Mudik, Ibadah Di Rumah dan sebagainya. Kontribusi media daring (online) juga sangat signifikan. Setidaknya ada 972 media daring yang menjadi anggota Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) dan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI).