GARUT, KABARNUSANTARA.ID – Meningkatnya jumlah kasus positif terpapar terus bertambah, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut, batasi kegiatan-kegiatan massa yang sifatnya mengumpulkan orang banyak, dan maksimal harus 50% dari jumlah kapasitas biasa. Kalau tidak mengindahkan, maka kegiatan akan dibubarkan petugas.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Garut H Rudy Gunawan, sesuai dengan instruksi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan jajarannya, bahwa tempat-tempat pertemuan yang ada di Kabupaten Garut akan dibatasi.

“Ya, jadi pertemuan-pertemuan kayak di pendopo ini kan kapasitas empat ratus, hanya boleh seratus lima puluh orang, jadi itungannya adalah kapasitas,” Kata Bupati Garut, di halaman Command Center Garut, Kamis (19/11/20).

Ia menegaskan untuk acara yang mengumpulkan orang ini, maksimal 50% dari kapasitas biasa, Jika tidak, maka petugas akan membubarkannya.

“Kalau tidak lima puluh persen, dibubarkan,” tegasnya.

Disinggung mengenai kegiatan warga yang melakukan acara seperti resepsi pernikahan atau lainnya, Bupati Rudy, mengatakan, warga itu harus dibuat pernyataan tertulis.

“Kalau nikahan di rumah itu dia harus membuat pernyataan ya, bahwa harus ada pengaturan, pokoknya dijaga aja, TNI-Polri, para Satpol PP menjaga,” pungkas Rudy.