GARUT|KABARNUSANTARA.ID – Belakangan ini warga Kabupaten Garut tengah hangat memperbincangkan aksi seorang anggota TNI yang dikabarkan menyelamatkan seorang pelajar yang hendak berhenti sekolah gara-gara tak punya biaya.

Tentara tersebut adalah Sertu Juyono Anggota Kodim 0611/Garut yang bertugas di Koramil/1110 Kecamatan Banyuresmi.

Aksinya membantu pelajar miskin yang hendak putus sekolah jadi perbincangan warganet setelah foto-foto Juyono saat membantu beredar di aplikasi perpesanan WhatsApp.

“Jadi saya dapat informasi dari rekan saya bahwa ada pelajar yang enggak punya biaya buat sekolah, namanya Nensi Mirna kemudian kita bantu,” ujar Juyono saat ditemui wartawan di kantornya, Jalan Raya KH Hasan Arief, Banyuresmi, Selasa (12/03/19).

Juyono menceritakan, aksinya dirinya membantu pelajar yang duduk di bangku kelas dua SMAN 25 Garut tersebut. Setelahmenerima informasi dari rekan sesama TNI, terkait adanya pelajar yang hendak putus sekolah.

“Sebenarnya adik ini sudah dibantu oleh sekolahnya untuk biaya sekolah. Namun dia ini kadang-kadang tidak punya uang untuk bekal dan ongkos sekolah, hingga terpikir untuk berhenti sekolah,” katanya.

Mendengar informasi tersebut, Juyono berinisiatif untuk membantu Nensi. Juyono berkomitmen untuk memberi biaya sehari-hari bagi nensi yang diketahui merupakan anak yatim-piatu itu hingga lulus sekolah.

“Saya hanya menyampaikan yang membantu ada banyak orang yang tidak ingin disebutkan namanya,” Ucap Juyono.

Juyono sendiri mengaku kaget aksinya menolong pelajar itu jadi perbincangan di kalangan warganet. Ia mengaku hanya berniat untuk menolong.

“Saya murni untuk menolong, tidak ada maksud lain,” pungkas Juyono.
(Atu R/ Cbt)