KABAR NUSANTARA- Kuliner Garut, Menjadi pribadi mandiri tidak dimiliki setiap orang, bahkan masih banyak orang yang sudah berumah tangga tapi masih mengandalkan biaya dari orang tua dalam menghidupi anak istrinya.

Beda halnya dengan pemuda Asal Garut Selatan Desa Wangunjaya Kecamatan Bungbulang Kabupaten Garut, Kiki Sujana (21) yang gigih memulai usaha sejak kelas 2 SMK, mengabaikan rasa malu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan bayar kosan, Selasa (13/02/18) malam.

Saat di temui redaksi www.kabarnusantara.id kiki mengaku sudah menjalani bisnisnya selama 4 tahun jualan susu murni dan mempunyai 2 kariawan, dengan omset per bulan Rp. 4-7 jt, berlokasi di Bundaran Simpang Lima Garut

“Punya pengalaman jualan nasi goreng di orang lain, terus jualan susu murni, dari situ saya berfikir untuk mulai usaha sendiri, dengan modal nekad saya jual laptop pemberian orang tua, hal itu saya lakukan karena merantau jauh dan jarang dikasih bekal semenjak bapak meninggal,”Ungkap Kiki Sambil Berkaca-kaca.

Bahkan menurut kiki menjadi anak rantau dengan hidup sendirian yang membuat dirinya melawan rasa malu untuk bisa bertahan hidup dengan berjualan.

“Pertama jualan hanya habis 4 liter dengan harga Rp. 3500,. Kala itu, hasilnya hanya cukup untuk bayar kosan dan makan sehari-hari, tapi syukur alhamdulilah sekarang sudah bisa membiayai adik sekolah yang masih kls 5 Sd,”Ujarnya.

Bahkan saat jualan kiki mengalami minder dan malu sama temen sekolah “awal jualan jarak 1 bulan, ada rasa malu kalo pas pulang latihan pramuka langsung jualan, jadi waktu itu nunggu ssmua orang bubar, tapi  karena kebutuhan hidup yang harus di penuhi kesananya gada rasa malu lagi,”Tambah kiki.

Pemuda yang pernah jadi mahasiswa uniga tersebut untuk modalnya pernah beberapa kali pinjam ke bank dan sampai lunas sesuai target, sampai akhirnya mengurungkan niatnya untuk berhenti kuliah demi menjalankan usahanya.

(Evan/red)