KABARNUSANTARA.ID – Program vaksinasi Covid-19 di Garut resmi dimulai pada Senin (1/2). Di hari pertama, belasan orang yang terdiri dari unsur pimpinan daerah dijadwalkan menerima vaksin Covid-19. Namun sejumlah unsur pimpinan daerah gagal menerima vaksin, termasuk Bupati Garut, Rudy Gunawan.

Rudy mengatakan bahwa dirinya tidak bisa menerima vaksin karena dinyatakan tidak lolos akibat gula darahnya tinggi. “Gulanya delapan. Jadi harus nunggu dulu satu bulan untuk memperbaiki gula darah,” kata Rudy,yang dilansir dari merdeka.com

Selain Bupati Garut, sejumlah unsur pimpinan daerah lainnya juga tidak bisa menerima vaksin Covid-19. Mereka adalah Komandan Kodim 0611 Garut, Kepala Kejaksaan Negeri Garut, Kapolres Garut, dan Kepala DPRD Kabupaten Garut.

Komandan Kodim 0611 Garut dan Kepala Kejaksaan Negeri Garut, tidak bisa menerima vaksin Covid-19 karena diketahui sebelumnya sempat terpapar virus corona. Sedangkan Kapolres Garut dan Kepala DPRD Garut tidak bisa divaksinasi karena kondisi kesehatan yang tidak memenuhi syarat.

Di antara unsur pimpinan daerah yang bisa divaksinasi hanyalah Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman. Selain Helmi, unsur pimpinan lainnya yang divaksinasi adalah Kepala Pengadilan Negeri Garut.

Helmi menyebut bahwa ia bersyukur bisa divaksinasi setelah dinyatakan lolos setelah dilakukan screening. “Tadi hasil cek kesehatan semuanya baik, jadi Alhamdulillah saya bisa divaksinasi Covid-19,” sebut Helmi.

Ia juga memastikan bahwa vaksinator yang bertugas terlatih sehingga saat vaksin disuntikan tidak terasa sakit. Oleh karena itu, ia pun mengajak masyarakat agar tidak takut divaksin.

Selain Wakil Bupati dan Kepala Pengadilan Negeri Garut, setidaknya ada delapan orang lainnya yang hari ini mendapatkan vaksinasi Covid-19. Mereka yang mendapatkan vaksinasi berasal dari sejumlah kalangan, mulai tokoh agama, pemuda, hingga perwakilan pengusaha di Kabupaten Garut.