GARUT|KABARNUSANTARA.ID – Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat Ramaikan HUT RI Ke 74 dengan Karnaval, agenda paten tahunan itu sudah menjadi tradisi dan hiburan rakyat setiap bulan Agustus. tanpa absen 24 desa diwilayah malangbong “adu geulis” dengan menampilkan berbagai kreasi hasil kreatifitas di setiap daerah. Namun ada salah satu penampilan yang unik dari 24 desa yang mengikuti acara tersebut, yaitu Desa Sukajaya.

“Kami membawa rakyat kami dari RW 1 sampai RW 10. Membawa iring-iringan ke alun-alun malangbong dari Desa Sukajaya . Menempuh 2 kilo perjalanan dengan menampilkan segala kreasi seni dari masyarakat desa sukajaya. Yaitu membawa 4 mobil kolbak yang di hias dengan khas kemerdekaan yaitu seperti perahu laut thank baja. Membawa hasil bumi yang dihias dari desa sukajaya juga kami bawa,” Ujar Kades Sukajaya Idis Sulaeman.

Selain itu Idis bersama masyarakat menampilkan berbagai barang, kerajinan, dan makanan ringan khas daerah yaitu endog lewo. makanan tersebut sengaja dikenalkan pihak desa agar masyarakat diwilayahnya lebih mencintai makanan khas dan mencintai product sendiri.

“Endog lewo ini ada pabriknya, diwilayah Desa Sukajaya ada 7 pabrik pembuatan endog lewo dengan berbagai jenis, misalnya ada yang ringan, keras, tipis,” Tukasnya.

Disisi lain Ai kusmiati salah seorang warga Desa Sukajaya mengatakan bahwa dirinya merasa bangga pasalnya makanan khas Desa Sukajaya yang disebut endog lewo bisa di bawa di karnval 17 agustus 2019.

“Kami juga disini membawa barang bekas, kami bawa sampah di tempel di mobil biar masyarakat tau membuang sampah itu jangan sembarangan dan harus di buang pada tempatnya, Ya ini di nilai oleh muspika Kecamatan Malangbong,” Ujarnya.

“Iring-iringan ini di ikuti 200 orang lebih dari masyarakat Desa Sukajaya, Harapan saya dan masyarakat di HUT RI 74 ini semoga menjadi indonesia yang bermartabat, Indonesia unggul, Indonesia yang berbangsa setanah air, berpancasilais,” Pungkasnya.

Selain itu Camat Malangbong mengungkapkan rasa bangga atas kekompakan masyarakat diwilayahnya untuk sama-sama menyemarakan kemerdekaan dengan berbagai kreasi dengan pemaknaan yang baik.

“Saya sangat bangga melihat masyarakat Desa Sukajaya bisa membawa alat peraga kemerdekaan republik indonesia dan membawa hasil bumi desa sukajaya, mereka juga menampilkan kreasi makanan ringan desa sukajaya yaitu endog lewo, ajakan positif juga dilakukan desa untuk membuang sampah pada tempatnya biar indonesia unggul bersih sehat,” Pungkas Teten Sundara Sebagai Camat Malangbong.

Reporter : Atu RF

1 KOMENTAR