Kemelut Landa Olahraga Garut, Pengcab Tolak Bonus, Atlet Sepeda Hengkang ke Papua

0
116



GARUT|KABARNUSANTARA.ID – Dunia olahraga Garut dilanda kemelut. Pengurus cabang olahraga (cabor) yang atletnya berhasil menyumbangkan medali untuk Kabupaten Garut pada Porda tahun 2018, menolak bonus yang segera dicairkan Pemkab Garut melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora). Pasalnya, besaran uang bonus yang akan diterima atlet dan pelatihnya jauh dari pengajuan.

Bahkan akibat kecewa dengan besaran bonus dari Pemkab Garut, atlet balap sepeda, Bintang (19) peraih 1 medali emas, 1 perak dan 1 perungu, berniat hengkang ke Provinsi Papua yang berani mengikat kotrak Rp 250 juta di luar uang saku bulanan dan uang makan untuk persiapan PON.

Baca juga :

Sukarno Pernah Bertapa di Tarogong Kaler, Beneran atau Hoax

“Untuk atlet peraih perak dan perungu, mereka akan menolak bonus yang akan diberikan. Namun untuk pelatihnya semua akan menolak, termasuk yang anak didiknya meraih emas. Khususnya untuk atlet balap sepeda, bonus medali emas pun akan ditolak, dan atletnya akan pindah ke Papua yang lebih mensejahterakan,” ungkap Ketua Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Garut, Rizal Syam kepada wartawan, di Kantor KONI Kabupaten Garut, Selasa (23/04/2019).

Menurut Rizal yang juga Wakil Ketua KONI Kabupaten Garut, besaran bonus yang diajukan KONI ke Pemkab Garut, tidak jauh dari bonus yang diterima oleh atlet peraih medali pada Porda ke XII Bekasi. Untuk peraih medali emas Rp 35 juta, perak Rp 20 juta, dan perunggu Rp 10 juta. Sedangkan untuk pelatihnya setengah dari bonus atlet.

Total pengajuan KONI untuk bonus Porda XIII yang belangsung di Bogor 2018 lalu itu sekitar Rp 1,8 miliar.

Baca juga:

Bupati Garut Perintahkan Wakilnya Cek Soal UN SMP

Namun menurut Sekretaris Dispora, Yusup Sapari, Pemkab Garut hanya mengalokasikan Rp 30 juta untuk peraih medali emas, Rp 9 juta untuk perak, Rp 5 juta untuk perunggu, dan Rp 2,5 juta untuk pelatih.

Ada pun raihan medali pada Porda ke XIII di Bogor, 11 medali emas, 8 perak dan 25 perunggu. Sedangkan pada Porda ke XII Tahun 2014 di Bekasi, jauh lebih banyak, untuk medali emas saja 16 buah.

Reporter : Jay
Editor : Mustika