Kilas Balik Mang Barna Seniman Dongeng Bangsa Ini

58
Hosting Unlimited Indonesia

GARUT|KABARNUSANTARA.ID – Bagi anda yang sering menikmati cerita yang disiarkan radio pasti tidak asing mendengar kata dongeng, kali ini kami akan mengulas kisa pendongeng kondang di jawa barat. Dongeng merupakan bentuk sastra lama yang bercerita tentang suatu kejadian yang luar biasa dan penuh khayalan (fiksi) bahkan dianggap oleh masyarakat suatu hal yang tidak benar-benar terjadi.

Dongeng merupakan bentuk cerita tradisional atau cerita yang disampaikan secara turun-temurun dari nenek moyang. berkenaan dengan dongeng penduduk tanah pasundan sempat dibuat kaget dengan meninggalnya salah satu pendongeng terbaik jawa barat mang barna yang tutup usia pada tanggal 29 Mei 2017 lalu.

Mang Barna Seniman dongeng radio di jawa barat telah tutup usia saat menginjak usia 66 tahun, pria yang memiliki nama lengkap Sobarna bin Suwarman, meningal dunia pada pukul 21.20 Wib meninggalkan sang istri Kusnawati dan 2 orang anak bernama Asti Pebianti dan Gugi Kustiandi dan 4 Orang Cucu.

Semasa hidupnya Sobarna atau biasa di sapa mang barna dikenal sebagai orang yang ramah bahkan dirinya rajin menyapa para fans di media sosial Facebook dengan akun pribadinya bernama Mang Barna, namun setelah tutup usia, wall Facebook mang barna di banjiri doa dari para fans, atas kepergiannya.

Sebelum tutup usia mang barna sempat update status yang berisi:

Bukan kehilanganmu, ber tahun – tahun ku sesali !……tapi pertemuan kembalilah !……yg membuat aku tangisi. Inilah kerinduan yang membawa nikmat !

Dan satatus yang berisi:

Sesaat terdiam…..!

Mengapa…………?

Kala berlalu mistery…..!

Begitu cepat !

Canda….

Tawa….

Bahagia..dan..

Haru…………..

Sunyi………

Sendiri…

Dunia yang sesak ini..

(28 April 2017).

Status tersebut di publikasikan pada 4 mei 2017 dari isi status tersebut mengandung makna yang sangat dalam bahkan mang barna dalam status teraebut sempat saling komentar dengan para fansnya, bahkan salah satu fans menyebut abah sedang galau.

Asti Pebianti anak kandung Mang Barna membenarkan kepergian ayah handanya itu ” Betul bahwa abah sudah meninggal pada pukul 21.20 Wib dan rencana akan di makamkan di bayongbong pukul 07.00 wib di dekat rumah ” Pungkasnya.

Sudah dua tahun lebih seniman dongeng terbaik bangsa ini tutup usia kita doakan semoga almarhum berada di tempat terbaik amin.

Reporter : ESR

Tingalkan komentar untuk mendoakan beliau, boleh share tulisan ini sebagai pengobat rindu kepada sang seniman.

Comment

Silahkan nonaktifkan adblock anda untuk membaca konten kami.
Segarkan