oleh

Komisi II DPRD Tangsel akan Dalami Proyek Buku Literasi Sekolah Disdikbud

TANGSEL|KABARNUSANTARA.ID – Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Selatan, Ahmad Syawqi, mempertanyakan proyek pengadaan Buku Literasi Sekolah di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tangsel yang memakan anggaran hingga lebih dari Rp 2,3 miliar.

Syawqi berjanji akan mendalami target dari pengadaan Buku Literasi yang akan didistribusikan ke seluruh sekolah yang berada di Tangerang Selatan itu.

Baca juga:

Disdikbud Anggarkan Buku Literasi Sekolah Rp 2 M, Kepala SDN Pondok Pucung 02: Kami Tak Pernah Terima Program Itu

“Kita akan dalami apakah itu buku pokok belajar mengajar, atau penunjang, klasifikasinya ada tiga, umum, khusus dan penunjang,” ungkap Syawqi saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (8/7/2019).

Saat ditanyai soal keterlambatan pengadaan buku tersebut yang bisa mempengaruhi proses kegiatan belajar mengajar di sekolah, Syawqi menjawab akan membahasnya saat rapat dengan Disdikbud Tangsel.

“Keterlambatan tergantung perspektif, Pemerintah Kota punya time schedule, nanti hari Rabu kalau saya pimpin rapat buka time schedule, kalau itu lewat dari masa lelang, kita dalami apa masalahnya, tapi kalau misalnya dia belum masuk ke tahapan pelaksanaan bulan itu, nanti juga akan mengecek masalah penyerapan anggaran,” jelasnya.

Menurutnya, segala jenis keterlambatan pengadaan akan teridentifikasi jika serapan anggaran pada Dinas terkait dibawah 50 persen.

“Seumpama serapannya masih di bawah 50 persen, nanti ketahuan komponen apa saja yang mengalami keterlambatan,” tambahnya.

Diketahui, keterlambatan pengadaan 67 paket Buku Literasi Sekolah yang terdiri dari buku dan lemari itu, sudah empat bulan hingga Juli 2019. Kepala Bidang Pendidikan Dasar pada Disdikbud Tangsel, Virgo mengatakan Disdikbud baru bulan Juli ini mendistribusikannya.

Baca juga:

Kabar Gembira untuk Siswa di Jabar, Pemprov Jamin Biaya Siswa Miskin di Sekolah Swasta

Berdasarkan data yang diperoleh, dari 67 SDN tujuan pendistribusian, tidak tercantum SDN Pondok Pucung 02 sebagai SD penerima. Menurut Virgo, pengadaan buku literasi untuk sekolah tersebut, merupakan program bertahap Disdikbud Tangsel.

“Bulan ini 67 Sekolah Dasar Negeri di Tangsel bakal mendapatkan masing-masing 1 paket buku dan 3 unit lemari,” jelas Virgo.

Jenis buku tersebut, lanjutnya, merupakan buku penunjang siswa yang akan melengkapi Pojok Baca Sekolah.

“Nanti diperuntukan di pojok sekolah, untuk pengembangan literasi siswa”, tukasnya.

Reporter : Den
Editor : Mustika

Komentar