GARUT|KABARNUSANTARA.IDPemerintah Kabupaten Garut, melakukan lelang terbuka untuk enam jabatan eselon II setingkat kepala dinas. Lelang jabatan enam kepala dinas tersebut, dilakukan setelah pada Senin (19/08/2019), Bupati Garut Rudy Gunawan merotasi sejumlah kepala dinas hingga menyisakan kursi kosong enam dinas.

Baca Juga: Bermunculan Atlet Berprestasi di Dunia Garut Jadi Icon Tenis Meja Indonesia

Wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman mengakui, lelang jabatan ini untuk mengisi kekosongan pejabat pasca rotasi dan mutasi yang dilakukan. Pemkab pun, telah membentuk Panitia Seleksi (Pansel) untuk melakukan lelang jabatan tersebut. Namun, proses lelang belum bisa dimulai karena harus menunggu rekomendasi dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara (KemenPAN) sebagaimana arahan dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

“Kita sudah daftarkan ke komisi ASN (lelang jabatannya), tapi dari komisi ASN harus ada rekomendasi dari Menpan, karena ada aturan baru,” jelas Helmi kepada wartawan Selasa (21/08/2019).

Baca Juga: Olahraga Lari Memiliki Dampak Positif Bagi Tubuh Ini Penjelasannya

Helmi sendiri berharap, KemenPAN segera mengeluarkan rekomendasi agar proses lelang jabatan bisa segera dilaksanakan. Karena, saat ini pemerintah daerah sedang melakukan proses pembangunan. “Kita ini sedang dalam proses pembangunan di tengah, jangan sampai terhambat,” katanya.

Lelang jabatan enam kepala dinas ini, menurut Helmi merupakan upaya pemerintah daerah membuka jenjang promosi karier bagi para pejabat eselon 3. Namun, jika ada pejabat eselon 2 yang berminat mengisi kursi kepala dinas yang kosong, dirinya pun mempersilahkan. Adapun keenam dinas yang dilelangkan adalah Dinas PUPR, Disperindag, Disperkim, Dinas Sosial dan RSU dr Slamet Garut. (jay)

Baca Juga: Berikut Jadwal Pertandingan PSM Makassar Vs Persib Bandung

Reporter: Jay

Editor: AMK