GARUT|KABARNUSANTARA.ID – Sedikitnya ada 83 orang lulusan Program D3 Akademi Kebidanan (Akbid) YPSDMI Garut mengikuti wisuda di Gedung Pendopo Garut, Sabtu (24/11/18).

Pihak kampus memberi keistimewaan bagi tiga lulusan terbaik dan Ketua Keluarga Mahasiswa (Kema) yang diwisuda tersebut yang akan diberangkatkan oleh pihak Akbid untuk study banding ke Malaysia pada bulan April 2019.

Usai Acara Direktur Akbid YPSDMI, Novi Irma Megawati, SST, M.Keb mengungkapkan bahwa, pihak kampus memberikan apresiasi kepada para lulusan terbaik angkatan ke XIII dengan memberangkatkan mereka ke Malaysia untuk studi banding.

“Semuanya yang tiga orang itu akan diberangkatkan bersama dengan ketua Kema (Senat),” kata Novi usai di wawancara sejumlah media.

Direktur Akbid YPSDMI, Novi Irma Megawati, SST, M.Keb

Ia menambahkan, IPK terbaik untuk wisuda angkatan ke XIII adalah 3,80. “Mereka yang cumlaude, kami beri apresiasi dan penghargaan,”Ujar Novi.

Orang nomor satu di akbid itu beharap, para lulusan Akbid YPSDMI menjadi bidan profesional dalam memberikan layanan bidang kebidanan di tengah masyarakat.

“Profesionalisme bidan akan mendorong derajat kesehatan masyarakat terutama ibu dan anak,”Katanya.

Menurut Novi sejak berdiri sampai sekarang, Akbid YPSDMI sudah meluluskan 1.357 orang. Mereka sekarang tersebar di berbagai rumah sakit dan lembaga kesehatan lainnya.

Hadir dalam wisuda tersebut, Bupati Garut H. Rudy Gunawan, Perwakilan Kopertis, Pengurus Yayasan Akbid YPSDMI termasuk Ketua Yayasan PSDMI Bagus Arief Wiwaha, BBA (OH), Kepala LLDIKTI (Layanan Lembaga Pendidikan Tinggi) Wilayah IV Jawa Barat-Banten, Kadinkes Garut, serta tamu undangan lainnya.

Stap Lembaga dan Yayasan Akbid YPSDMI Garut saat berfoto dengan tim paduan suara

Disisilain, Bupati Garut Rudy Gunawan SH, MH,  MP dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada mahasiswi Akbid YPSDMI Garut yang diwisuda.

“Selaku pemerintah daerah, tentu kami sangat bangga terkhusus bagi institusi Akbid YPSDMI  yang mampu mencetak lulusan bidan yang profesional. Semoga ke depan Akbid YPSDMI semakin berkembang”, kata Rudy.

Menurut Bupati dua periode ini, bidan dituntut untuk lebih profesional dan kompeten dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat khususnya bagi ibu dan anak.

“Saatnya menunjukan skill dan mengamalkan ilmu kita kepada masyarakat dengan status sebagai lulusan yang siap merancang dan meniti profesi sebagai Ahli Madya Kebidanan,”Pungkas Rudy.

(Evan/red)