GARUT, KABARNUSANTARA.ID – Legiun Veteran Republik Indonesia dan Pensiunan Angkatan Udara Republik Indonesia (AURI), menyepakati tapal batas lahan antara kedua belah pihak yang ada di batas tanah translok Desa Samuderajaya Blok Negla Batu Curi Kecamatan Caringin.

Kesepakatan tapal batas tanah yang sejak tahun 1998 lalu belum juga ditetapkan, difasilitasi oleh seorang budayawan Dr Hc Nurseno SP Utomo yang menjadi pendamping dari pihak LVRI. Kedua belah pihak pun, pada Rabu (23/09/20) secara bersama-sama menetapkan tapal batas tanah antara keduanya.

Kesepakatan tapal batas tanah antara LVRI dan Pensiunan AURI, dituangkan dalam surat pernyataan yang ditandatangani oleh Kol Purn Ismunandar, sebagai perwakilan dari pensiunan AURI dan Wawan W dari TNI AU, sementara dari LVRI diwakili oleh Purn Wawan Suherman dan Purn I Supardi serta Didin Jaelani dengan diketahui oleh Ketua RW 09 Desa Samudera Jaya, Adin.

Didin Jaelani, salahsatu perwakilan dari LVRI mengungkapkan, dengan adanya penetapan tapal batas tanah antara LVRI dan Pensiunan AURI, tidak akan ada lagi oknum-oknum yang memanfaatkan situasi untuk kepentingan sesaat dan tidak ada lagi perbedaan pendapat soal tapal batas tanah.

“Semoga tidak ada oknum-oknum yang memanfaatkan situasi dan kedepannya ada kemakmuran, kerukunan dan kedamaian antara kedua belah pihak,” katanya.

Wawan Suherman, perwakilan dari LVRI lainnya mengungkapkan, kedua belah pihak telah bersepakat menetapkan tapal batas tanah dengan rincian mulai dari batas selatan sampai ke utara, menjadi tanah pensiunan AURI. Sementara, dari batas jalan ke sebelah utara, menjadi milik LVRI.