MAKASAR, KABARNUSANTARA.ID. – Sejumlah mahasiswa dari HMI Korkom Tamalate di Kota Makassar Para mahasiswa mulai berunjuk rasa di Kantor DPRD Makassar, Jalan AP Pettarani, sekitar pukul 10.00 Wita pagi tadi. Namun mahasiswa kecewa karena tidak ada satu pun anggota DPRD Makassar yang mereka temui, mahasiswa yang kesal kemudian berusaha masuk ke dalam Gedung DPRD Makassar hingga akhirnya masuk ke dalam ruang sidang paripurna.

Para mahasiswa mulai melakukan unjuk rasa di Kantor DPRD Makassar terkait transparasi dana penanganan virus Corona (COVID-19). Mahasiswa berhasil masuk ke dalam Ruang Paripurna, menduduki kursi pimpinan DPRD serta membanting meja.

Mahasiswa langsung beringas dengan mulai dari membanting meja hingga menduduki kursi pimpinan DPRD Makassar. sejumlah fasilitas di Ruang Sidang Paripurna dirusak, mulai dari pintu masuk, meja, sejumlah perabot, hingga bangku yang dibuat berantakan. Usai melakukan aksinya, mahasiswa kemudian beranjak meninggalkan Ruang Paripurna.

Anggota DPRD Kota Makassar, Kasrudi langsung menemui mahasiswa usai aksi anarkis tersebut.

“Saya tadi menerima aspirasinya dan siap melanjutkan Pemerintah Kota,” ucap Kasrudi kepada detikcom.

“Kalau saya tadi hanya sebatas menerima aspirasinya, ada pun tindakan anarkis yang mereka lakukan ada kesekwanan yang mengurus. Jadi sebelum saya datang tadi sudah ada kerusahan yang dia buat.

Kasrudi tidak mengetahui kapan para mahasiswa itu datang dan menduduki Ruang Paripurna. Dia menyerahkan masalah tersebut ke Sekretaris Dewan Kota Makassar; tuturnya.