Menjemput Lailatul Qadar di Malam ke-25 Ramadhan

1
132

KABARNUSANTARA.ID – Sahabat, nanti malam (Rabu, tanggal 29 Mei 2019), kita menjemput malam ke-25 Ramadhan 1440 Hijiriyah. Malam nanti adalah malam yang ganjil, mudah-mudahan malam Lailatul Qadar. Sebab, seperti yang dikatakan para ulama, Lailatul Qadar terjadi pada 10 malam terakhir Ramadhan, dan itu adalah pada malam-malam ganjil, tanggal 21, 23, 25…..dan seterusnya.

Maka , selamat menjemput malam mulia dengan ibadah yang khusu dan amal salih yang bermanfaat bagi orang banyak.

Ada sejumlah tanda yang sering dijelaskan para ulama tentang Lailatul Qadar. Tanda-tanda itu adalah:

1. Malam itu cuacanya membuat nyaman.

Saat Lailatul Qadar turun, cuaca pada malam itu terasa tenang. Tidak dingin, tidak panas. Jadi, saat Lailatul Qadar turun, cuaca malam akan terasa sangat nyaman.

Nabi bersabda:

“Lailatul qadar adalah malam yang penuh kemudahan dan kebaikan, tidak begitu panas, juga tidak begitu dingin,..” (HR. Ibnu Huzaimah).

2. Matahari di pagi hari bersinar cerah tapi hawanya lembut

Pagi hari setelah malam Lailatul Qadar, matahari bersinar putih, tidak panas. Hawanya terasa lembut.

“…Sesungguhnya tanda Lailatul Qadar adalah malam cerah, terang, seolah-olah ada bulan, malam yang tenang dan tentram, tidak dingin dan tidak pula panas. Pada malam itu tidak dihalalkan dilemparnya bintang, sampai pagi harinya. Dan sesungguhnya, tanda Lailatul Qadar adalah, matahari di pagi harinya terbit dengan indah, tidak bersinar kuat, seperti bulan purnama, dan tidak pula dihalalkan bagi setan untuk keluar bersama matahari pagi itu.” (HR. Ahmad).

3. Beribadah terasa khusu dan nikmat

Para ulama pun menjelaskan, orang yang beribadah pada malam Lailatul Qadar, akan merasakan kekhusuan dan kenikmatan lebih dari hari-hari biasa. Ini karena bumi dipenuhi malaikat yang juga memanjatkan dzikir dan doa.

4. Malam bercahaya terang

Ciri lainnya, malam itu cahayanya terang, tak ubahnya cahaya bulan purnama (tanggal 14). Padahal kondisibulan pada malam Lailatu Qadar, hanya separuh.

5. Langit tak berawan

Para ulama mengatakan, kondisi langit saat malam Lailatul Qadar turun, tampak bersih tak berawan. Hal ini didasarkan pada hadis:

“Sesungguhnya tanda Lailatul Qadar adalah malam cerah, terang, seolah-olah ada bulan……. (HR Ahmad)

Itulah sebagian ciri Lailatul Qadar yang dijelaskan sebagian besar ulama. Ada penjelasan lain yang mengatakan, saat Lailatul Qadar turun, air laut akan berubah rasanya menjadi tawar, dan sebagainya. Namun tanda-tanda itu hanya dijelaskan oleh sebagian kecil ulama saja.

Mustika, dari berbagai sumber