JAKARTA, KABARNUSANTARA.ID – Sri Mulyani Menteri Kuangan menegaskan  peran Industri Jasa Keuangan (IJK) saat ini penting dalam pemulihan ekonomi di Indonesia, bahkan ia menilai segala program pemulihan yang dilakukan pemerintah tidak akan berarti tanpa adanya sinergi dengan jasa keuangan.

“Tanpa ada dukungan dari sektor jasa keuangan, tidak mungkin upaya yang hanya datang dari pemerintah serta regulator akan mampu memulihkan ekonomi. Pada akhirnya sektor jasa keuangan akan memiliki peranan yang luar biasa penting,” ujarnya dalam acara Silaturahmi Virtual Tahun Baru 2021 Sektor Jasa Keuangan, Senin (4/1/21).

Tak hanya itu Sri Mulyani menyebut bahwa pada tahun ini pemerintah memulai program vaksinasi Covid-19, hal ini diharapkan mampu meningkatkan  kepercayaan diri terkait pemulihan ekonomi, namun, dia menekankan bahwa penerapan protokol kesehatan masih perlu dilakukan secara disiplin.

“Disiplin protokol kesehatan masih sangat penting sehingga kita smua di industri perlu terus menjaga agar mobilitas masyarakat bisa terjaga namun tanpa meningkatkan penularan,” jelasnya.

Dalam hal ini pemerintah terus meningkatkan sinergi dan dukungan untuk pemulihan ekonomi dan sosial masyarakat, sejumlah kebijakan fiskal pada 2020 juga akan dilanjutkan pada tahun ini terutama yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat, sosial, UMKM, perbankan serta insentif perpajakan bagi dunia usha dan masyarakat luas.

“Tahun 2021, untuk sektor keuangan bisa melakukan dan menjaga neracanya sehingga berkontribusi pada pemulihan ekoonomi. Kita ingin agar kredit dan capital market meningkat lagi, corporate bond dan IPO naik lagi. Perbankan, asuransi dan lembaga jasa keuangan lain bisa alami konsolidasi dan pemulihan kesehatan dan bahkan akselerasi,” pungkasnya.