GARUT, KABARNUSANTARA.ID – Perayaan Cap Go Meh di Kabupaten Garut berlangsung meriah.

Ratusan warga dari berbagai wilayah berbondong-bondong datang untuk menyaksikan rangkaian acara perayaan tahun baru Imlek yang berpusat di Kecamatan Garut kota, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu (09/02/2020).

Bahkan sejak pukul 12.00 WIB warga sudah mulai mengunjungi vihara Dharma Loka, Jalan Guntur, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Tidak hanya di hadiri warga Tionghoa saja, umat muslim pun ikut memeriahkan dan menjaga keamanan saat perayaan berlangsung.

Salah seorang warga yang turut menyaksikan perayaan Cap Go Meh, Intan mengatakan perayaan Cap Go Meh sudah dinantikan.

“Ini salah satu hiburan tahunan kami masyarakat Gorontalo. Inilah keharmonisan masyarakat Gorontalo yang mayoritas muslim,” Kata intan

Warga lainnya, Dea Yustiani mengaku bahkan yang mengajak anak-anak beserta anggota keluarga lainnya untuk menyaksikan kehadiran Barongsai yang ditandu oleh masyarakat Tionghoa mengelilingi Kecamat Garut Kota.

“Senang tiap tahun melihat barongsai keluar dengan sempurna. Keluarga Kami tidak pernah ketinggalan menyaksikan gelaran tahunan warga Tionghoa ini,” ucap Dea.

Ia menambahkan, meskipun mereka adalah umat muslim, namun tidak pernah anti dengan agama lain. Bahkan dari dulu agama islam dan agama lain di Garut selalu hidup damai dan berdampingan. 

“Umat muslim di Garut sangat toleransi, jadi bagi kami acara-acara besar setiap agama yang digelar di Kabupaten Garut patut dihormati kalau perlu dijaga sama-sama,” pungkasnya.

Sementara Ferdiansyah anggota DPR RI mengapresiasi lancarnya Cap Go Meh di Kabupaten Garut. Menurutnya, hal ini menunjukkan betapa indahnya toleransi di Kabupaten yang memiliki julukan kota Intan ini.

Berdasarkan data yang diterima Kabarnusantara.id, rute iringan Barongsai dan arak-arakan yang dilalui tidak jauh beda dengan perayaan Cap Go Mehtahun lalu, yaitu dari Vihara, lalu ke arah ramayana, Jalan Cimanuk, Jalan Ahmad Yani, Jalan Ciwalen dan masuk lagi klenteng. (*)

Penulis : MD Sumarna

Editor : AMK