TANGSEL|KABARNUSANTARA.IDKabar duka datang dari rombongan jamaah haji asal Kota Tangerang Selatan, dua orang jamaah dikabarkan meninggal dunia di tanah suci umat Islam Saudi Arabia.

Baca Juga: Bikin Resah, Puluhan Anak Punk di Garut Digelandang Satpol PP

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tangsel Abdul Rozak mengatakan dua jemaah meninggal tersebut merupakan rombongan 18 JKG dan kloter 41 JKG. Salah satunya ialah Kamran Lossen (59) bin Ibrahim (59), asal Kampung Cilalung RT 005/018, Serua, Ciputat, Tangsel.

“Satu lagi jemaah perempuan meninggal dari kloter 41 JKG, atas nama Lismawati Awaluddin Yusuf binti Awaluddin, asal Jl. Pahlawan Gg. Anggur VI no. 22 Rt. 001/09, Rempoa, Ciputat, Tangsel,” teranya kepada wartawan, Rabu (28/8).

Kasi PHU Kemenag Tangsel, Ade Sihabudin ketika dikonfirmasi menyampaikan, dua jemaah haji yang meninggal dimakamkan di Arab Saudi.

Menurut Ade, informasi yang diterima pihaknya, selain dua jemaah meninggal dunia juga terdapat satu jemaah mengalami sakit yang teridentifikasi memiliki penyakit jantung.

Baca Juga: Gantikan Kades Deni Nugraha, Eris Rositaningsih Jadi Pjs Kades Tarogong

“Informasi yang kami terima terdapat dua jemaah meninggal dunia, dan yang dirawat 1 orang. Kedua almarhum langsung disemayamkan di Arab Saudi, kalau untuk yang sakit masuk semalam di rumah sakit Arab Saudi, rencana beliau pulang hari ini,” terang Ade.

Ade menjelaskan, terkait pembiayaan bagi jemaah haji yang meninggal bakal mendapatkan asuransi yang ditanggung oleh Pemerintah Republik Indonesia. Pembiayaan yang ditanggung negara juga diberikan kepada jemaah yang sakit.

Seperti diketahui, jemaah haji asal Tangsel terbagi menjadi empat kloter. Pembagian tersebut terbagi dalam kloter 15 JKG 385 jemaah haji dan 8 orang petugas haji.

Selain itu, terdapat kloter 18 JKG berjumlah 385 jemaah haji dan 8 orang petugas haji, kloter 41 JKG berjumlah 124 jemaah haji dan 8 orang, dan kloter 55 JKG berjumlah 128 jemaah haji.

Baca Juga: Ketua MKKS Berharap Pembangunan SMPN 1 Talegong Didukung Semua Pihak

Reporter : Deden M Rojani

4 KOMENTAR