KABARNUSANTARA.ID- Wakil Bupati Garut, Jawa Barat, dr. Helmi Budiman, mengatakan, Pemkab Garut terus berupaya membentuk tim relawan Covid 19 hingga tingkat desa, guna mensosialisasikan pentingnya memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun, atau dikenal dengan melakukan 3 M kepada masyarakat, guna memutus mata rantai penyebaran Covid 19.

” Kita sudah membentuk relawan-relawan  untuk ditugaskan di kecamatan-kecamatan, bahkan sampai ke pelosok. Di kecamatanpun, sudah membentuk relawan tingkat desa yang masuk ke kampung kampung, di desa pun sama. Jadi sekarang pemahaman tentang Covid 19 ini sudah merata, tidak hanya di kota,” Ungkap Helmi, Senin (09/11/2020).

Helmi juga menerangkan, pemeriksaan melalui Swab Test sudah melebihi target. Semula Pemkab Garut menargetkan 26 ribu warga, namun hingga kini sudah mencapat 35 ribu dengan
angka kasus Positif Corona  hingga Senin (09/11) terdapat  970 kasus.

” Jangan hanya dilihat dari angka positifnya saja, tapi lihat juga rate nya. Ternyata positif ratenya kita itu hanya sekitar dua persenan. Artinya kita (Garut) masih normal, sebab yang dibawah 5 persen itu masih bagus,” Ujarnya.

Ditambahkannya, jika dilihat dari perbandingan jumlah kasus Positif Covid 19 yang mencapai 970, dengan pemeriksaan  Swab yang 35 ribu. Hal ini menunjukan bahwa petugas kesehatan cukup aktif dan responsif melakukan tracking dan tracing, manakala ditemukan kasus Positif.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak menyepelekan virus Corona, tapi jangan pula terlalu takut.” Kan kita harus membangun imun tubuh dengan baik, dengan cara bergembira,” Pungkasnya.(Asep Sudrajat).